Hila,Bedahnusantara.com-Salah satu pengrajin batok kelapa asal Negeri Hila, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah Ode Samin (46) berhasil menyulap batok kelapa menjadi kerajinan tangan.
Berbagai macam kerajinan tangan yang dihasilkan Sarmin dari batok kelapa diantaranya, teko, gelas dan penutup parang yang dibuat sebagai benda yang dapat dijual kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kerajinan tangan dari batok kelapa telah dilakoni sejak tahun 2021 lalu telah membantu kebutuhan hidup keluarga.
Meskipun hasil kerajinan tangan tidak mendapat perhatian pemerintah, namun sarmin tetap berupaya keras untuk melestarikan budaya telah dilakukan sejak lama.
Ode Samin mengatakan, pihaknya bersyukur dapat melestarikan budaya yang dibuat dari batok kelapa.
“Saya bersyukur telah melestarikan budaya yang telah lama punah melalui bahan dasar buah kelapa,” ujarnya.
Dari hasil kerajinan tangan batok kelapa pihaknya membuat teko, gelas dan penutup parang yang dapat dibeli masyarakat sekitar,” ujarnya kepada Bedahnusantara.com, Selasa ( 15/08/23)
Dia menuturkan, keinginan pihak yang menyulap batok kelapa menjadi teko, gelas dan parang karena, kerajinan tangan yang dibuat untuk mengisi kekosongan di rumah
“Namanya juga nelayan, kalau tidak ada kerja saya membuat kerajinan tangan dari batok kelapa,” paparnya.
Dia mengakui, tak sengaja menekuni kerajinan dari batok kelapa.
“Alhamdulillah dari iseng buat kerajinan batok kelapa ternyata banyak yang minat,” katanya.
Para pembeli batok kelapa berasal dari kalangan lokal yang sampai saat ini masih tetap meningkatkan kerajinan lokal.
“Ada yang membeli kerajinan batok sebagai hiasan dan tugas sekolah,” terangnya.
Biasanya kerajinan batok kelapa dijual dikalangan masyarakat dengan harga Rp 100.000 hingga 250.000.
“Meskipun harga yang dijual cukup mahal namun, minat masyarakat untuk membeli hasil kerajinan tangan tidak pernah pudar,” terangnya
Dia berharap, dengan kehadiran tim dapat membantu memasarkan hasil kerajinan tangan yang telah dilakukan sejak lama.
“Dengan kehadiran tim Astra dapat membantu saya dalam menjual hasil kerajinan batok kelapa yang telah lama dijadikan alat kerajinan tangan,” tandasnya.(BN – Al)






