WaliKota Ambon Tinjau Pemasangan Jaring Penahan Sampah

IMG 20251210 WA0017

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Upaya memperkuat pengendalian sampah dari wilayah darat menuju laut terus dilakukan Pemerintah Kota Ambon. Sebagai langkah nyata, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz, turun langsung meninjau pemasangan jaring penahan sampah (mesh boom) di tiga muara sungai strategis yang menjadi jalur utama aliran limbah menuju perairan Teluk Ambon.

Program ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kota Ambon, PT Millon Limbah Ambon (MLA), serta organisasi lingkungan internasional Clear Rivers yang berfokus pada pengurangan sampah sungai di berbagai negara.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa pemasangan mesh boom menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pengendalian sampah menuju laut.

“Langkah ini adalah bagian dari komitmen kita menjadikan Ambon sebagai kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kolaborasi seperti ini sangat penting, dan kita akan terus mendorong inovasi lainnya dalam pengelolaan lingkungan hidup,” ujar Wattimena.

Ia menambahkan bahwa pemerintah kota akan terus memperluas kerja sama dengan lembaga lingkungan, komunitas, dan sektor swasta untuk memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

Pemasangan jaring penahan sampah menjadi salah satu terobosan penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup, mengingat sungai merupakan jalur utama sampah yang terbawa arus menuju laut. Dengan kondisi geografis Ambon yang dikelilingi kawasan pesisir dan teluk tertutup, akumulasi sampah di laut dapat memberikan dampak signifikan terhadap kualitas air, ekosistem, hingga kehidupan sosial masyarakat.

Setelah kunjungan tersebut, Kepala DLHP Kota Ambon, Apries Gaspersz, dalam wawancara via WA pada Rabu (10/12/2025), menjelaskan bahwa pemasangan mesh boom membawa manfaat besar bagi perairan Teluk Ambon dan kesehatan lingkungan kota.

“Jaring penahan sampah ini sangat membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke laut. Sampah plastik, kertas, dan limbah padat yang biasanya langsung terbawa arus kini tertahan di muara sehingga mudah dikendalikan dan dikelola oleh petugas,” tuturnya.

Gaspersz juga memaparkan manfaat pemasangan jaring sampah antara lainnya, yaitu Mencegah sampah masuk ke laut, melindungi terumbu karang dan biota laut, Memudahkan pengumpulan dan pengangkutan sampah, karena sampah terkumpul pada satu titik, Meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mengurangi sumber berkembangnya nyamuk dan organisme penyebab penyakit, Meningkatkan estetika kawasan muara, mendukung pengembangan ruang publik dan potensi wisata dan Meningkatkan kesadaran masyarakat, sebagai pengingat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Keberadaan jaring penahan sampah di lokasi strategis menjadi pengingat nyata bagi warga untuk tidak membuang sampah sembarangan dan meningkatkan kesadaran kolektif menjaga kebersihan sungai,” tambahnya.

Dengan pemasangan tiga mesh boom ini, Pemerintah Kota Ambon berharap dapat menekan aliran sampah menuju Teluk Ambon secara signifikan, sekaligus membuka ruang bagi pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berbasis teknologi ke depan. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan