Ambon,Bedahnusantara.com:Wali Kota Ambon melantik duta perubahan perilaku yang digelar secara virtual di kawasan RT 04 Pohon Pule, Kelurahan Ahusen, Kecamatan Sirimau, Selasa (3/11/20).
Sosialisasi ini melibatkan Ketua Satgas Penanganan Covid -19 Nasional Letjen Doni Monardo dan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Kepala BKKBN Provinsi Maluku.
Sosialisasi yang dilaksanakan Pemkot Ambon dengan tujuan untuk mengajak masyarakat bersama pemerintah mencegah dan melakukan penanganan Covid-19 dalam lingkungan keluarga.
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, saat ini kita melantik 300 orang duta perubahan perilaku untuk membantu Pemerintah dan masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19.
“Sebanyak 300 orang diangkat sebagai duta dalam mengubah perilaku masyarakat yang tidak percaya terhadap Covid-19,” ujarnya.
Duta perubahan perilaku akan dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Ambon untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Covid-19.
“Duta perubahan perilaku akan membantu merubah perilaku masyarakat, karena masih ada masyarakat yang tidak percaya dengan Covid-19 sehingga, kerja sama kordisi antara masyarakat sangat diperlukan,” paparnya.
Dia menjelaskan, penangana Covid-19 di Kota Ambon telah berlangsung sejak bulan Maret 2020 lalu dengan pasien yang terindikasi berasal dari Bekasi yang melakukan aktifitas di Kota Ambon.
Dengan demikian, Pemkot Ambon telah membentuk tim gugus tugas Percepatan Penangan Covid-19 yang tersebar pada 50 desa dan kelurahan di Kota Ambon.
“Berdasarkan laporkan kasus pasien yang terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 3.110 orang, pasien yang dirawat 1.200 orang, pasien yang sembuh sebanyak 2928 orang, makanya kita melantik duta perubahan perilaku untuk mengubah perilaku masyarakat di Kota Ambon,” katanya.
Dia meminta, masyarakat untuk menjadi garda terdepan yang penerapan tiga komponen utama wajib menjaga iman, wajib menjaga aman dan wajib menjaga imun.
“Semua komponen imam, aman dan imun dapat dijalankan dengan ajaran agama dan kepercayaan masing – masing sebagai kepatuhan terhadap protokol kesehatan dengan penerapan 4M yakni, mengkonsumsi makan bergizi dan menjaga mental rajin berolahraga dan istirahat,” tandasnya.( BN-02)






