Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR). Hingga pertengahan Januari 2026, program ini tercatat telah dilaksanakan sebanyak 24 kali dan berhasil menjaring ratusan aduan masyarakat dari berbagai sektor pelayanan.
Beragam keluhan tersebut disampaikan warga melalui dua kanal resmi yang disiapkan Pemkot Ambon, yakni platform SP4N Lapor dan sistem omnichannel layanan publik. Kedua saluran ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, kritik, maupun laporan permasalahan yang dihadapi sehari-hari.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menjelaskan bahwa WAJAR bukan sekadar forum tatap muka, tetapi menjadi instrumen penting dalam membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui WAJAR, pemerintah dapat mengetahui langsung persoalan yang dialami warga dan meresponsnya secara cepat serta terintegrasi,” ujar Bodewin kepada wartawan di Ambon, Rabu (14/1/2026).
Ia menegaskan, setiap aduan yang masuk tidak berhenti pada pencatatan semata, melainkan langsung ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku.
“Tujuan utama program ini adalah memastikan masyarakat memiliki akses yang mudah untuk berkomunikasi dengan pemerintah, sekaligus menjamin bahwa setiap laporan ditangani secara serius dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Menurut Bodewin, koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus diperkuat agar penyelesaian aduan dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran. Dengan demikian, WAJAR diharapkan menjadi solusi nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang transparan, responsif, dan berkeadilan di Kota Ambon. (BN Grace)





