Tomi : Tidak Benar Makanan Kita Tak Higenis

Ambon, BedahNusantara.Com – Viralnya video Nasi Padang Belatung yang dijual Rumah Makan (RM) Ayah yang berlokasi di area STO Telkom Poka, Kecamatan Teluk Kota Ambon, membuat sang pemilik yang bernama Tomi angkat bicara.

AVvXsEhPcJk6xd2gQZ j yu6dsG zt8ChBSiB7kSxrETVQ8FWdwcjkv0p8HykWjZu hCe4UJjH2NMK1xaOz03bFFad qw9yV6Z4BuD6VqXfQNvaGfVtx0MJu3oJytcF kzgqImdNLfNYkVSJqM7MhAUSTInOyuUXpT CB3TTPkn vhqW7hcCcxf2h86f K95A=w640 h446

Menurutnya, video yang diunggah pemilik akun TikTok bernama @pyusfenanlampir15, terjadi pada Jumat (21/1/2022) sekitar pukul 04.00 WIT (subuh).

“Jujur, saya kaget ketika diberitahukan karyawan saya, bahwa ada video makanan tak higenis, bahkan ada belatungnya, yang dijual rumah makan saya. Itu tidak benar,” ungkap Tomi kepada awak media, Sabtu (22/1/2022).

Menurutnya, jika makanan yang dijual rumah makan yang dimilikinya tidak higenis, bahkan sampai ada belatung, maka juru masak akan ditegur keras, bahkan bisa diberhentikan.

“Sekali lagi saya sampaikan, itu tidak benar. Kalau sampai benar, maka bisa saya pecat juru masak saya,” tegas Tomi.

Tomi mengatakan, akibat adanya video yang sengaja diedarkan di Media Sosial (Medsos) TikTok oleh akun bernama @pyusfenanlampir15, mengakibatkan pendapatan rumah makan menurun drastis.

“Awalnya, pendapatan lumayan. tetapi karna ada video tersebut, mengakibatkan pendapatan kita menurun drastis,” ungkapnya.

Tidak terima dengan adanya video yang terkesan memfitnah rumah makan miliknya, Tomi akhirnya melaporkan kejadian ini ke Kepolisian Daerah (Polda) Maluku untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Saya sudah laporkan kejadian ini ke Polda Maluku, untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku. Sebab adanya video ini, sangat merugikan usaha rumah makan ini,” ungkap Tomi.

Menurut Tomi, langkah yang diambilnya ini adalah bentuk untuk memberikan efek jera kepada pemilik akun @pyusfenanlampir15.

“Intinya laporan polisi ini untuk memberikan efek jera kepada pelaku,” tutupnya. ( BN -04 )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan