Ambon,Bedahnusantara.com:Untuk meningkatkan kekebalan kelompok atau herd immunity pemerintah terus galakan vaksinasi Covid-19 di tengah masyarakat.
![]() |
| Tingkatkan Kekebalan Kelompok, Pemerintah Terus Galakan Vaksinasi Covid-19 |
Vaksinasi Covid-19 di Maluku khususnya dilakukan pemerintah pada masyarakat yang ada di kota, kabupaten, desa dan kelurahan dengan cara melakukan program jemput bola atau penyuntikan langsung di lingkungan masyarakat.
Program jemput bola dilakukan kerjasama pemerintah dan instansi baik TNI, Polri dan pihak swasta untuk meningkatkan kekebalan kelompok agar, terbebas dari Covid-19.
Pemerintah terus berupaya meningkatkan kekebalan kelompok baik pada kelompok lanjut usia, umum, ibu hamil, dan anak usia 12 hingga 17 tahun, dimana vaksinasi menyusuri kantor, sekolah, puskesmas dan kampung-kampung tempat kediaman masyarakat.
Dalam program ini juga mendapat antusiasme masyarakat yang ada di Maluku agar, memperoleh kekebalan kelompok, sehingga dapat beraktifitas secara baik di dalam lingkungan tempat tinggal maupun luar lingkungan tempat tinggal.
Program vaksinasi Covid-19 didukung oleh tenaga kesehatan, sehingga setiap kali ditetapkan program vaksinasi semua masyarakat meskipun, ada masyarakat takut mengikuti vaksin karena termakan isu hoaks yang beredar dikalangan masyarakat dimana, vaksinasi akan menginfeksi orang lemah karena mengandung virus yang dilemahkan.
Ada pula hoaks lainnya seperti vaksin mengandung chip, menyebabkan impotensi, mengakibatkan kepunahan manusia, menyebabkan kematian dini, sehingga ada orang yang menolak vaksin karena kerap menerima informasi hoaks tersebut.
Selain itu, ada program yang dilakukan instansi untuk menarik perhatian masyarakat yang ingin mengikuti vaksinasi dengan cara diberikan bantuan sembako gratis bagi masyarakat yang mengikuti vaksinasi Covid-19.
Berbagai macam program dilakukan pemerintah dirasakan penting dalam mempercepat pemulihan kondisi pada sektor kesehatan maupun sektor ekonomi.
Untuk Kota Ambon saat ini, Capaian Vaksinasi Covid-19 di Ambon akhirnya mencapai 70 persen dari target 274.194 jiwa. Data per 28 September 2021, sebanyak 192.029 Warga Ambon telah menerima suntikan vaksin tahap pertama.
Dengan capaian tersebut,secara teori Herd Immunity atau Kekebalan Kelompok telah terbentuk di kota ini. Menurut Kementerian Kesehatan RI, Herd immunity dapat tercapai
ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu sehingga memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok bagi mereka yang tidak kebal terhadap penyakit menular tersebut.
Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang yang telah membantu pencapaian target vaksinasi.
“Terima kasih atas kerja keras Tim Satgas, para ASN, aparat TNI/Polri kepada para nakes, serta para relawan,dan pihak – pihak lain yang bekerja secara luar biasa dalam penanganan Covid-19, dan mendorong kita dapat mencapai target vaksinasi,” ungkapnya.
Dikatakannya, meski telah masuk Herd Immunity namun Pemkot akan terus memaksimalkan capaian vaksinasi hingga 100 persen.
“Saya mau hingga 100 persen, karena itu langkah – langkah telah ditempuh antara lain dengan terus memaksimalkan potensi yang ada untuk menggalakkan vaksinasi dimana animo masyarakat kota Ambon sangat luar biasa dalam mengikuti kegiatan vaksinasi massal, sehingga harus dijemput untuk mengedukasi kepada yang lain,”tutupnya. ( BN-02)






