SMA Negeri 4 Ambon Melakukan UNBK

SMA empat.
Kepsek SMA Empat

Ambon, Bedahnusantara.com: Sekolah Menengah Atas(SMA) Negeri 4 Ambon untuk pertama kalinya melakukan UNBK dan akan berlangsung selama 4 hari ke depan senin 09/04

Demikian disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 4 Ambon Dra.Ny.H.Haurissa/L,M.Pd kepada media Ini di ruang kerjanya.

Menurutnya, pihaknya menyampaikan dirinya sangat berterima kasih bagi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku yang telah mendatangi sekolah mereka  untuk memantau langsung proses UNBK yang pertama kalinya di lakukan pada Sekolah SMAN 4 Ambon walaupun dalam kesibukannya.

Haurissa mengatakan proses UNBK ini akan berlangsung selama 4 Hari untuk mata pelajaran yang di Nasionalkan bagi SMAN 4 Ambon yakni hari pertama mata pelajaran bahasa Indonesia,hari kedua matematika,hari ketiga bahasa inggris dan hari ke empat mata pelajaran pilihan untuk masing-masing jurusan IPA dan IPS

Disampaikan UNBK ini selain diikuti keseluruhan 331 siswa, turut di Hadirkan juga tenaga pengawas sebesar 18 orang yang dibagi dalam 3 Shift dan akan berjalan Silang penuh bagi Enam Sekolah Untuk rayon lima yakni SMA Neg 5,SMA Neg 8,SMA Neg 14 SMA Kristen NANIA dan SMA PGRI 2 Ambon.

Haurissa menyampaikan sejauh ini walaupun fasilitas atau sarana penunjang disekolah berupa komputer maupun laptop yang pada kenyataan kurang lengkap dalam tahapan persiapan siswa,namun proses untuk masuk pada jenjang UNBK tetap di laksanakan di Tahun ajaran 2018 ini.

Ditambahkannya, terkait kurangnya sarana penunjang tadi, maka pihak sekolah harus terbuka terkait kekurangan mereka bagi sekolah tetangga khususnya pada SMK 3,SMK 6 juga pada Dinas Pendidikan yang di surati langsung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Maluku bagi sekolah tetangga tersebut agar di lakukan “pinjam-pakai” laptop maupun komputer agar dapat terlaksana dengan baik proses UNBK tersebut.

Mengingat kami pihak sekolah hanya memiliki 50 unit komputer dan 2 unit laptop maka,untuk melengkapi fasilitas dalam proses UNBK kami terpaksa melakukan pinjam Pakai komputer maupun laptop dari kedua sekolah tetangga lainnya.

“Karena sekolah harus membagi siswa dalam 3 shift, dan dibagi dalam 3 ruangan. ruangan pertama berjumlah 110 siswa, ruangan kedua berjumlah 110 siswa, dan ruangan ketiga berjumlah 111 siswa”jelasnya.

Haurissa berharap semoga pemerintah dan komite sekolah dapat memperhatikan hal ini agar nantinya ada tambahan komputer untuk persiapan UNBK ditahun depan dalam berbagai bantuan melalui dana BOS maupun BOSDA dan bantuan lainya karena untuk mengikuti UNBK masih banyak persiapan yang harus dilakukan.

“Sebab sekolah juga harus di tambahkan 4 server dan 1 server cadangan juga 3 ruangan untuk UNBK tahun depan nantinya,karena akan ada kenaikan peserta ujian untuk tahun ke depan sebanyak 450 siswa”Tutup Haurissa. (BN-03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan