PUSTU Leahari Terbengkalai, Kadis Berikan Alasan Yang Tak Logis

kadis%2Bkesehatan
Kadis Kesehatan Kota Ambon Berikan Alasan Tak Logis

Ambon, Bedah Nusantara.com: Terbengkalainya Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) pada Daerah Leahari, Kecamatan Leitimur Selatan (Letisel) Kota Ambon, akibat tidak pernah dipergunakan secara baik oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon dalam hal pelayanan kesehatan kepada masyarakat, mendapat respons berbagai elemen masyarakat.

Pustu yang telah dibangun sejak empat tahun lalu tersebut hingga kini kondisinya sangat memprihatinkan, bagaimana tidak bangunan pustu yang telah dibangun dengan uang rakyat tersebut sampai saat ini tidak pernah dipergunakan oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon, dibawah kepemimpinan Treesje Tory selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon.

Berdasarkan tinjauan Media ini, ternyata bangunan Pustu kini telah mengalami banyak kerusakan dan telah beralih fungsi menjadi kandang kambing, padahal kepada media ini sejumlah masyarakat Leahari mengharapkan agar pustu tersebut dapat difungsikan. sebab mereka sangat mendambakan pelayanan kesehatan yang menjangkau mereka, mengingat jarak tempuh ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) pada daerah Hutumuri cukup jauh.

Menanggapi persoalan tersebut, Kadis Kesehatan Kota Ambon Treesja Tory kepada awak media seusai menemui para wakil rakyat di DPRD Kota Ambon (25/5) mengungkapkan beberapa alasan yang tidak logis dan tidak masuk akal dalam hal menangani persoalan tersebut.

” pada bulan Januari yang lalu sudah ada tenaga medisnya, akan tetapi kemudian tenaga medisnya meminta ijin cuti melahirkan, setelah melahirkan belum dapat ditempatkan, kemudian stelah itu sudah ada satu lagi tenaga medis yang meminta untuk saya tempatkan di Pustu Leahari, akan tetapi dia lagi sakit dan sedang berobat ke jakarta jadi belum ada petugas yang bisa ditempatkan” tegas Kadis

Sungguh pemandangan miris yang sangat tidak masuk akal, sebab selam ini di Maluku begitu banyak tenaga medis dan bidan yang dihasilkan oleh beberapa lembaga pendidikan kesehatan yang menghasilkan lulusan terbaik dalam hal kesehatan di Kota Ambon dan Provinsi Maluku.

untuk diketahui, pada beberapa waktu yang lampau dalam menanggapi persoalan ini juga sang Kadis juga pernah mengeluarkan stetmen ” untuk Dinkes Kota Ambon belum bisa merekrut tenaga medis baru, sehingga permasalahan tenagga medis di kota Ambon perlu menunggu dari Kabupaten/Kota lainnya di Maluku”. terang Kadis

Sehingga apakah pernyataan Kadis ini adalah hal yang logis, berkaca dengan banyaknya lulusan tenaga medis dari Berbagai Kampus kesehatan yang berkompeten yang ada di Kota Ambon dan Maluku, hanya Kepala dinaslah yang tahu. (BN-08)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan