Ambon, Bedahnusantara.com: Dalam upaya menjaga kualitas pelayanan Puskesmas bagi masyarakat dan anak maka Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Masyarakat Desa (DP3AMD) Kota Ambon menggelar sosialisasi Puskesmas ramah anak yang berlangsung di hotel Marina.
![]() |
| Puskesmas Mesti Di Desain Dalam Pola Ramah Anak |
Asisten I Pemkot Ambon Min Tupamahu dalam sambutannya menyatakan, Puskesmas sebagai fasilitas Kesehatan terdepan yang berbasis wilayah dapat memberikan pelayanan kesehatan pencegahan penyakit, pengobatan dan pemulihan namun, Puskesmas berperan dalam pemberdayaan orang tua dan masyarakat agar pandan mampu memenuhi hak kesehatan anak.
“upaya-upaya pemulihan hak dan perlindungan anak telah kita lakukan dengan sungguh-sungguh terbukti dari penghargaan kota layak anak tingkat Pratama yang telah diberikan kepada kota Ambon sebagai indikator kota layak anak,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, dalam indikator kota layak anak 40 persen aspek yang dievaluasi menjadi tanggung jawab pemerintah sedangkan, 60 persen aspek terbagi habis untuk peran dan tanggung jawab masyarakat, media dan dunia usaha.
Untuk itu lanjut dia, dalam memperkuat peran pemerintah, maka aspek pelayanan kesehatan kepada anak harus di desain dalam perspektif yang ramah bagi anak.
“Kita yang ada saat ini untuk menyatukan pemahaman tentang apa itu Puskesmasyang ramah anak baik dari sisi layanan, infrastruktur dan sarana prasarana,” terangnya.
Dia mengakui, pelayanan ramah anak di Puskesmas dilakukan berdasarkan pemenuhan perlindungan dan penghargaan atas hak-hak anak sesuai dengan empat prinsip diantaranya, perlindungan anak yaitu nondiskriminasi kepentingan terbaik bagi anak, hak untuk hidup kelangsungan hidup dan perkembangan serta penghargaan terhadap pendapat anak.
“Diharapkan para peserta yang mewakili setiap Puskesmas untuk lebih serius dalam pelayanan pemenuhan hak atas kesehatan sehingga dapat meningkatkan jumlah anak sehat dan menurunkan masalah kesehatan pada anak dalam memberikan pelayanan yang ramah pada anak agar, terwujudnya Ambon menuju kota layak anak,” katanya.(BN-O2)






