Ambon, Bedahnusantara.com: Program pemerintah terkait lingkungan hidup, telah lama digemakan pada sektor pendidikan. hal ini dimaksudkan agar sejak usia sekolah para penerus bangsa ini, telah memiliki rasa cinta akan lingkungan dan alam sekitar.
![]() |
| Enam Sekolah Di Kota Ambon Masuk Penilaian Adiwiyata |
Dalam mencari serta menemukan sekolah dengan program lingkungan hidup maka Dinas Lingkungan Hidup kemudian melakukan asesmen (penilaian) terhadap Enam Sekolah di Kota Ambon masuk dalam penilaian sekolah adiwiyata tingkat Kota Ambon.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon Lucia Izaak mengatakan, enam sekolah yang masuk penilaian adiwiyata diantaranya, SD Negeri Leahari, SD Impres Lawena, SD Impres 42 Ambon, SD Negeri 50 Ambon, SMP Negeri 12 Ambon dan SMA Kristen YPKPM Ambon.
“Enam sekolah ini yang sementara kita nilai untuk ikut lomba sekolah adiwiyata pada tingkat Provinsi Maluku,” ujarnya kepada wartawan di ruang kerjanya.
Dia menjelaskan, ada empat komponen pokok yang dinilai pada sekolah adiwiyata tingkat Kota Ambon diantaranya, kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelola sarana pendukung lingkungan.
“Program adiwiyata ini, untuk mendapatkan sekolah adiwiyata tingkat kota Ambon, setelah ada peningkatan kita akan dorong untuk menjadi sekolah adiwiyata ketingkat Provinsi Maluku dan sekolah adiwiyata tingkat Nasional,” paparnya.
Dia mengakui, kriteria penilaian didasarkan atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup (Permen LH) No 5 Tahun 2013 tentang Adiwiyata.
Program ini dilaksanakan untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam pelestarian lingkungan hidup.
“Untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan hijau, agar sekolah Adiwiyata Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup,” ucapnya.
Diharapkan, sekolah dapat membentuk budaya peduli terhadap lingkungan yang dapat menghasilkan warga sekolah yang mampu menjadi ujung tombak untuk menjaga pelestarian lingkungan.
“Kita dapat melestarikan lingkungan sekolah,” ucapnya.(BN-02)






