![]() |
| Pungutan Dana, Oleh Komite Demi Kepentingan Siswa Hadapi Ujian Berbasis Online |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Pungutan atau sumbangan yang dilakukan oleh Komite Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Ambon, kepada orang tua siswa, sebesar Rp.200 Ribu demi mengadakan perlatan komputer bagi kepentingan pendidikan disekolah SMP Negeri 6 Ambon.
Yang kemudian mendapat kecaman dan pengeluhan oleh orang tua wali murid, oleh karena pungutan tersebut dirasakan terlalu berat dan membebani pihak orang tua wali murid yang notabene berasal dari keluarga kurang mampu dan pas-pasan dalam sisi pendapatan ekonomi.
Hal tersebut telah melalui pembicaraan yang dilakukan oleh pihak sekolah dan mendapat persetujuan antara orang tua dan komite sekolah, ini juga telah dilakukan sebelumnya untuk siswa yang telah lulus, untuk menjamin sarana-prasarana pada sekolah ini, demikian penjelasan Kepala sekolah Drs. Jantje.S.R. Mahulette kepada Bedah Nusantara.com diruang kerjanya, Kamis (11/8)
“Pungutan yang dilakukan itu sebensar 200 ribu yang dibayarkan dalam satu semester, jadi enam bulan sekali baru orang tua membayar pungutan itu, namun itu juga tidak dipaksakan atau diwajibkan bagi semua orang tua wali murid, sehingga jika ada orang tua yang tidak mampu, segera melapor kepada pihak sekolah dalam hal ini saya sebagai kepala sekolah, agar dapat dipertimbangkan lagi”. Jelas Mahulette
Diterangkannya, Jadi pada dasarnya jika dihitung kalau enam bulan bayar 200 ribu, terhitung satu bulan hanya 30 ribu lebih, sumbangan yang diberikan orang tua untuk membeli komputer, karena dana yang di berikan pemerintah itu tidaklah mencukupi untuk membeli sarana prasara komputer pada lembaga ini, yang sedang berpacu dan menyesuaikan diri dengan program pemerintah berupa pemberlakuan Ujian Nasional secara Online (Komputerisasi) bagi seluruh sekolah di Indonesia, sehingga minimal setahun dana dari pemerintah tersebut hanya bisa untuk membeli 5 yunit komputer beserta alat kelengkapannya.
“Sampai saat ini, dengan sumbangan dan dari orang tua, pihak sekolah telah membeli 30 yunit komputer serta kelengkapannya, saya sebagai pimpinan sangat mengucapkan terima kasih atas kepedulian orang tua akan lembaga ini, dan sampai saat ini sekolah ini telah memiliki 50 lebih yunit komputer, ada juga sumbangan dari pada alumi sekolah ini”. paparnya
Mahulette menambahkan, mengingat sekolah ini telah melakukan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan itu berjalan dengan baik, dan juga penerimaan siswa baru menggunakan sistem online, jadi komputer sangat dibutuhkan demi kemajuan wawasan siswa dalam dunia komputer pada lembaga ini.
“Saya menghimbau kepada orang tua, jika orang tua merasa keberatan atas sumbangan yang diberikan, segera ke sekolah dan berbicara kepada saya selaku pimpinan, karena sudah ada orang tua yang telah datang dan mengatakan tidak mampu, saya sangat merespon hal ini, sehingga saya meringankan orang tua dengan tidak membayar sama sekali atau pun jika ada baru dibayar dan juga membanyar setengah dari yang disetujui, yaitu membayar 100 ribu. Tutupnya (BN-07)
