Program Replikasi Perpustakaan Kota Ambon Merambah 13 Desa

syarif%2Bpemkot
Syarif Hadler
Wakil Walikota Ambon

Ambon, Bedahnusantara.com: Perpustakaan adalah jendela yang membuka cakrawala pengetahuan bagi setiap orang, oleh sebab itu sebanyak 13 desa di Kota Ambon dijadikan sasaran replikasi program Perpustakaan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon.

Akui Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler disela-sela replikasi program perpustakaan menuju program nasional yang dilaksanakan di lokasi Dinas Pendidikan Kota Ambon, Rabu 25/4).

Dia mengatakan, replikasi perpustakan desa yang dilakukan Dinas Perpustakan dan Kearsipan Kota Ambon merupakan salah satu upaya untuk memperbanyak perpustakaan desa di wilayah Maluku.

“Awalnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon telah melakukan replikasi terhadap 5 perpustakaan atas kerjasama dengan coca cola foundation, namun masih ada 25 perpsuatakaan yang belum dilakukan replikasi, makanya kita berupaya dengan bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk melakukan replikasi bagi perpustakaan yang ada,” terangnya.

Dia mengakui, ada 13 desa yang terpilih untuk replikasi perpustakaan desa karena itu para raja dan kepala desa diminta untuk dapat membantu mengembangkan perpustakaan desa agar, lebih maju dan berkembang sama seperti perpustakan Negeri Batu Merah.

“Sumber daya perpustakan Negeri Batu Merah begitu luar biasa yang berakses sampai di tingkat nasional bahkan internasional tapi, sayangnya penilaian perpustakan di Indonesia ini berbanding terbalik dengan menurunya minat baca,” ketusnya.

Sementara itu, Staf Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon Edwin Manuhuttu menambahkan, kegiatan replikasi perpustakaan desa merupakan replika tahap kedua setelah dilakukan replikasi sebelumnya yang berkerja sama dengan coca cola foundation dalam perpustakaan pada lima desa di Kota Ambon yakni, Desa Amahusu,Negeri Batu Merah, Negeri Passo, Desa Poka dan Desa Hunut.

“Mengapa kami harus melakukan replikasi di perpustakaan karena, selama tahun 2017 kami lakukan replikasi perpustakan desa menjadi pusat belajar masyarakat desa yang telah memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan tarap hidup masyarakat,” ungkapnya.(BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan