![]() |
| Zeth Pormes Anggota DPRD Kota Ambon |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Kepolisian, khususnya Satlantas Polres maupun Dirlantas Polda Maluku, diminta tindak tegas pembalap liar yang sering melakukan aksi ugal-ugalan selama Bulan Suci Ramadhan, terutama di beberpa ruas jalan tertentu seperti A.Y. Patti dan Sam Ratulangi Serta Jalan Jenderal Sudirman.
“Sering kedapatan para pemuda yang mengenderai sepeda motor ugal-ugalan bahkan ada yang dijadikan taruhan balapan liar. Apalagi saat umat islam sementara menjalankan ibadah tarawi, tentu sngat mengganggu. Untuk itu kami meminta aparat kepolisian agar bertindak tegas,” demikian disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes kepada wartawan di Baileo Rakyat Belakang Soya Ambon.
menjaga kenyamanan dan ketertiban menjalankan ibadah, kata Pormes lanjut, merupakan tanggung jawab bersama, sehingga sangat diharapkan warga kota ambon agar saling menghargai umat muslim yang sementara berpuasa.
terkait hal itu, dirinya berharap, semua elemen masyarakat agar bisa secara bersama berperan penting memberikan rasa nyaman dan aman baik yang sedang menjalankan maupun yang tidak ibadah.
Selain masalah balap liar, lanjut Wakil Ketua Fraksi Golkar ini, masalah pembakaran petasan yang sering dilakukan anak-anak dibawah umur saat jam ibadah tentu sangat menggangu. Dirinya meminta kepada orang tua untuk mengawasi serta melarang apabila kedapatan yang main petasan, karena selain menimbulkan kebisingan juga berbahaya bagi keselamatan mereka.
“Kalau kedapatan anak-anak yang bermain petasan diharapkan agar orang tua ataupun aparat keamanan yang kebetulan berada di lokasi tersebut bisa mengambil tindakan sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” pinta Pormes.
Untuk itu, politisi muda Golkar ini berharap dengan diambil sikap prefentih dapat menjaga kelangsungan ibadah umat muslim di Kota Ambon dengan nyaman hingga selesai.(BN-05)






