![]() |
| Pesparani Nasional Pertama Akan Digelar Di Maluku |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Provinsi Maluku akan melaksanakan penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Grejani (Pesparani) tingkat nasional untuk pertama kalinya dan hal ini akan menjadi sebuah sejarah tersendiri bagi Event tersebut dikancah Nasional.
Demi suksesnya Event ini, Lembaga Pembinaan dan Penyembangan Pesparani Katolik Keuskupan Amboina (LP3KKA) Provinsi Maluku bersama Pemerintah Daerah mulai mempersiapkan diri guna menyambut event nasional tersebut, lewat Rapat Kerja V yang berlangsung selama dua hari di Marina Hotel.
Uskup Diosis Amboina, Petrus Canisius Mendagi MSc, saat memberikan arahan pada Rapat Kerja tadi pagi mengatakan, Pesparani Nasional merupakan cita-cita dari komponen keuskupan nasional. Setelah diterbitkannya Peraturan Agama Nomor 34 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan Pesparani, maka kabar baik tersebut harus ditanggapi secara serius oleh seluruh komponen terutama umat katholik yang ada di daerah ini, Kamis (1/9) hingga Jumat (2/9).
“Kiranya rapat kerja kelima ini, senantiasa dilaksanakan dengan tetap mengingat tiga aspek pemahaman dalam melaksankan Pesparani. Yaitu Pesparani hendaknya menjadi perayaan iman dalam konteks hidup bermasyarakat dan penyelenggaraan pesparani lahir dari sebuah iman. Selain itu, Pesparani hendaknya tidak dipisahkan dari perayaan liturgis dan semua mata lomba tidak bermuara hanya diatas panggung lomba saja, melainkan menjadi peningkatan kualitas perayaan liturgos dan pelayanan. Serta Pesparani hendaknya dengan cara sedemikian rupa, dapat melestarikan dan mengembangkan persaudaraan ditengah lingkungan Gereja dan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Mandagi mengharapkan, kiranya rapat kerja kali ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pikiran yang baik. Karena lewat rapat ini pelaksanaan Pesparani yang digelar pada Tahun 2017 sesuai dengan rencana awal bisa terlaksana dengan baik.
Ditempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementeriaan Agama Provinsi Maluku, Faesal Musaad mengatakan, dengan lahirnya LP3K yang tersebar di seluruh Indonesia khusus Provinsi Maluku, maka event keagamaan yang berfungsi mendorong keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia, salah satunya adalah Pesparani yang segera digelar.
“Dalam Raker yang dilaksanakan untuk menunjang kegiatan pesparani nanti. Harapan saya untuk Bapak Direktur Urusan Agama Katolik dan kita semua, agar mempercepat persamaan presepsi dan pandangan tentang Pesparani, Pembentukan LP3K Nasional, Provinsi dan Kabupaten seluruh Indonesia,” kata Musaad.
Mussad juga menambahkan, Raker kelima ini agar menyiapkan biaya operasional serta publikasi acara Pesparani nanti. Baik melalui media cetak, dan media online agar hajatan terbesar umat Katolik ini diketahui oleh publik.
“Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, atas nama pribadi dan institusi, saya nyatakan siap memberikan suport dan dukungan untuk mensukseskan event Pesparani ke-1 tingkat Nasional di Provinsi Maluku,” tegas dia. (BN-03)






