Pertamina Pastikan Stok BBM Aman di Pulau Terluar Kisar

IMG 20260122 WA0018

 

Editor: Redaksi 

Maluku Barat Daya, Bedahnusantara.com: Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku terus memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat di Pulau Kisar, salah satu pulau terluar di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penjagaan stok BBM di SPBU Kompak 86.971.07 yang saat ini melayani penjualan produk Pertamax dan Dexlite.

Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, menjelaskan bahwa pihaknya secara berkelanjutan menjaga suplai BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Pertamina Patra Niaga terus menjamin keberlanjutan layanan dengan menjaga ketersediaan stok di SPBU. Sejak Senin (19/1) hingga Rabu (21/1) telah dilakukan suplai Pertamax dengan total 40 ribu liter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Bramantyo dalam keterangan tertulis, Kamis (22/1/2026).

Ia menambahkan, dalam beberapa hari ke depan Pertamina juga telah merencanakan penyaluran tambahan BBM secara bertahap, yakni 35 ribu liter Pertamax dan 5 ribu liter Dexlite.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, khususnya terkait perizinan sandar kapal. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap kondisi cuaca yang kurang bersahabat, sehingga proses sandar kapal dan penyaluran BBM dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Sebagai lembaga penyalur resmi yang dikelola oleh Pertamina Patra Niaga, SPBU Kompak 86.971.07 di Pulau Kisar dipastikan telah beroperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memenuhi standar kualitas dan kuantitas BBM. Untuk harga jual, Pertamax dibanderol Rp12.650 per liter dan Dexlite Rp13.800 per liter, sesuai dengan harga resmi yang ditetapkan untuk wilayah Provinsi Maluku.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Pertamina Patra Niaga akan terus memastikan ketersediaan BBM dan memberikan layanan terbaik di Pulau Kisar guna mendukung aktivitas dan perekonomian masyarakat,” tegas Bramantyo.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan keluhan atau laporan terkait layanan SPBU maupun lembaga penyalur resmi lainnya melalui Pertamina Contact Center 135, agar dapat segera ditindaklanjuti. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan