![]() |
| Kekerasan Oleh Polisi |
Ambon, Bedah Nusantara.com : Anggota DPRD Provinsi Maluku Dapil Kabupaten Seram Bagian Barat, Samson Atapary mengutuk keras penembakan yang dilakukan beberapa oknum Brimob di Desa Morekauw, Kecamatan Seram Bagian Barat.
“Insiden penembakan dan penganiayaan yang terjadi Minggu (29 /3) dimana beberapa oknum kepolisian satuan Brimob yang datang melakukan penembakan secara membabi buta di Desa Morekauw dan dilanjutkan sampai ke Pastori gereja Morekauw dan melakukan pemukulan terhadap Pendeta Tupan serta sejumlah masyarakat, hal ini merupakan hal yang sangat biadab dan mencoreng nama baik kepolisian baik di daerah maupun nasional,” beber Samson Atapary di Ambon, Selasa (31/3).
Atapry katakan sebagai anggota DPRD Maluku Dapil Kabupaten Seram Bagian Barat sangat sesali dengan apa yang di lakukan oleh Brimob dan tindakan–tindakan ini merupakan tindakan yang brutal dan sebenarnya melanggar hukum, hal ini tidak pantas dan tidak etis yang di lakukan oleh aparat kepolisian.
“Padahal mereka merupakan aparat hukum yang semestinya melindungi Masyarakat dan mengayomi masyarakat,” katanya.
Menyikapi persoalan ini, dia mengatakan pada bahwa nantinya akan menanyakan hal ini ke Kapolda Maluku ,karna hal ini membuat buruk institusi kepolisian di mata masyarakat .
Menurutnya, dengan digunakannya mobil truk Brimob menandakan bahwa tindakan yang dilakukan secara sistematis dimana komandan mereka mengetahui hal tersebut.
“Kami mengutuk keras tindakan-tindakan yang di lakukan oleh aparat negara yang mencoba melakukan kekerasan terhadap masyarakat, tindakan ini tidak di benarkan oleh hukum,maupun segi moral aparat negara di bidang keamanan” pungkasnya. (BN-08)
