Pemkot Tebang Pilih Bongkar Bangunan Kumuh

bangunan%2Bliar
Ilustrasi Pembongkaran Bangunan Kumuh

Ambon, Bedah Nusantara.com: Pembongkaran bangunan kumuh di kawasan Waihaong yang terus ditunda-tunda membuat gerah sebagian orang. Sikap Pemerintah Kota Ambon yang seakan memberi ruang bagi sebagian masyarakat dengan tidak melakukan pembongkaran sementara kawasan lainnya seperti Batu Meja yang dibongkar pada beberapa pekan lalu terkesan arogansi dan tebang pilih.

“Pemerintah Kota Ambon jangan menganaktirikan sebagian masyarakat dengan menganggap keberadaan tempat usaha mereka sebagai bagian dari wilayah kumuh yang harus dibongkar sementara kawasan lainnya yang juga harus dibongkar teteap dibiarkan.

Pembongkaran harus disamaratakan dong. Ini kan indikasi ketidakberesan di tubuh pemkot yang sementara ditunjukkan nih,” jelas salah satu warga Kota Ambon yang enggan namanya dipublikasikan  kepada media ini, Rabu (24/6) di Balai Kota Ambon.

Menurutnya, indikasi keberpihakan pemkot terpampang nyata didepan mata karena menunjukkan sikap tak berani melakukan eksekusi pembongkaran kawasan kumuh yang tersebar diseantero Kota Ambon. Jika hal ini tetap dibiarkan berlanjut, kepercayaan masyarakat akan keadilan yang diberikan pemkot kepada masyarakat kota patut diragukan.

“Harusnya pemkot lebih bijaksana. Jangan sampai keberpihakan pada kawasan-kawasan tertentu lebih diutamakan. Jika fokus pemkot untuk membuat perubahan pada wajah kota dengan menghilangkan kawasan kumuh, harusnya dilakukan pemetaan kawasan kumuh sehingga memprmudah pemkot melakukan eksekusi tanpa unsur “malu hati”,” ungkapnya.

Dijelaskan, jika pembongkaran kawasan kumuh merupakan bagian dari penataan Kota Ambon maka segala kepentingan terselubung pemkot harus dikesampingkan.

“Kawasan kumuh yang sudah terdata cukup banyak dan banyak yang berada di jalan-jalan utama sehingga tetap harus  ditertibkan. Yang didepan mata aja bisa diputarbalikan apalagi yang tidak kelihatan?,” tandasnya ketus. (BN-04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan