Pemkot Ambon dan KLHK Kolaborasi Bersihkan Pantai Wanitu, Target Kota Bebas Sampah 2028

Pemkot Sampah

Editor : Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com:  Upaya mewujudkan Kota Ambon yang bersih dan bebas sampah pada tahun 2028 kembali digelorakan melalui aksi bersih pantai yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jumat (28/11/2025). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pantai Wanitu, Kecamatan Nusaniwe ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mengurangi jumlah sampah di wilayah pesisir.

Bacaan Lainnya

Aksi bersih dimulai pukul 09.30 WIT dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar gerakan spontan, melainkan bagian dari kampanye jangka panjang untuk meningkatkan kesadaran publik terkait pentingnya menjaga kebersihan.

“Ini bukan hanya soal memungut sampah, tetapi bagaimana kita mengajak masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup,” kata Wattimena.

Wattimena mengungkapkan, Pemkot Ambon telah menyusun peta jalan menuju Ambon Bersih 2028, mulai dari edukasi berkelanjutan hingga penguatan sistem pengangkutan dan pengolahan sampah. Pemerintah juga memperluas sosialisasi mengenai aturan persampahan, termasuk penerapan sanksi bagi warga yang kedapatan membuang sampah tidak pada tempatnya.

“Aturan sudah disampaikan dan berlaku bagi semua. Jika masih ada yang membuang sampah sembarangan, akan dikenakan denda sebagaimana ketentuan yang berlaku,” ujarnya tegas.

Menurut Wattimena, target kota bersih hanya dapat tercapai jika semua pihak bergerak bersama. Pemerintah, komunitas lingkungan, sekolah, lembaga vertikal hingga masyarakat umum harus mengambil peran aktif dalam menjaga ruang publik.

“Ambon harus menjadi contoh. Kita ingin kota ini tidak hanya indah, tapi juga sehat dan ramah lingkungan,” tambahnya.

Aksi bersih sampah di Pantai Wanitu diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur: ASN Pemkot Ambon, TNI/Polri, mahasiswa, pelajar, komunitas pecinta lingkungan, hingga relawan umum. Mereka menyisir bibir pantai, memungut dan mengumpulkan sampah plastik, organik, serta limbah lain yang mengotori area pesisir.

Suasana kerja bakti tampak hidup, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama masyarakat Ambon.

Melalui aksi bersama ini, Pemkot Ambon berharap semangat peduli lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut menjadi gerakan kolektif yang tumbuh di tengah masyarakat. Wattimena menyebut, keberhasilan Ambon akan memberi inspirasi bagi daerah lain untuk menggerakkan agenda serupa.

“Ini bukan hanya agenda Kota Ambon, tetapi juga bagian dari upaya mewujudkan Indonesia bebas sampah. Kami berharap gerakan ini terus membesar dan menguat,” tutup Wali Kota.

Aksi bersih Pantai Wanitu menjadi cerminan keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam mengawal Ambon menuju kota yang bersih, lestari, dan layak huni. Tantangan masih panjang, namun optimisme kian tumbuh bahwa Ambon dapat mencapai target Zero Trash 2028. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan