Dorong Akselerasi Inklusi Keuangan, OJK Maluku Gelar Moluccas Financial Day 2025 di Masohi 

OJK good
Editor : Redaksi
Masohi, Bedahnusantara.com: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus memperluas akses dan pemahaman keuangan di daerah melalui pelaksanaan Moluccas Financial Day 2025 yang digelar di Area Dermaga Ferry Ina Marina, Masohi, Jumat (28/11/2025). Kegiatan besar ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Maluku, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan mengusung tema “Inklusi Keuangan untuk Semua, Rakyat Sejahtera, dan Indonesia Maju,” kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Maluku Tengah terpilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena menjadi salah satu TPAKD terbaik Tahun 2025 pada wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
Moluccas Financial Day 2025 berlangsung meriah dan interaktif, menghadirkan beragam agenda seperti EduFun Walk, Business Matching pelaku usaha perempuan, Talkshow Edukasi Keuangan, Financial Expo, Bazaar UMKM, Edu-Dance Competition hingga Edutainment Show. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah kehadiran sekitar 10.000 pengunjung, sementara total transaksi selama kegiatan menembus angka Rp1,95 miliar hanya dalam satu hari.
Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, SP., MAP., menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini dan berharap sinergi bersama OJK terus berlanjut.
“Kami berharap kolaborasi dengan OJK dan Lembaga Jasa Keuangan semakin kuat sehingga akses keuangan masyarakat dapat terus diperluas,” ujarnya.
Kepala OJK Provinsi Maluku, Andi Muhammad Yusuf, menegaskan komitmen mendorong inklusi keuangan merata hingga ke daerah 3T.
“Setiap program literasi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya kota, tetapi juga daerah 3T yang membutuhkan akses dan pemahaman keuangan yang lebih baik,” tegasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, OJK Maluku bersama BEI Perwakilan Maluku dan PGRI Maluku Tengah turut menggelar Sekolah Pasar Modal untuk Guru di Baileo Soekarno, Masohi. Program ini memberikan pemahaman tentang instrumen investasi yang aman, sekaligus memperkenalkan bahaya pinjaman online ilegal dan aktivitas keuangan non-legal lainnya.
Para guru diharapkan dapat menjadi agen edukasi di sekolah, sehingga generasi muda mampu mengenali dan memanfaatkan layanan keuangan secara tepat dan bertanggung jawab.
Masih di Maluku Tengah, OJK juga menghadiri Rapat Pleno TPAKD Semester II Tahun 2025 yang membahas capaian hingga Triwulan II serta menyusun arah program Tahun 2026. Sejumlah program prioritas telah dirumuskan, di antaranya Peningkatan literasi kelompok masyarakat di Kecamatan dan Desa.
“Berikutnya Business Matching berkelanjutan di buat untuk pelaku usaha, termasuk perempuan dan Penyaluran pembiayaan murah melawan rentenir (K/PMR) serta Perluasan akses keuangan pelajar melalui Program KEJAR dan percepatan Kredit Usaha Rakyat (KUR),” jelasnya.
Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan tifa oleh Bupati Maluku Tengah, Kepala OJK Provinsi Maluku, dan Kepala Kanwil DJPB Provinsi Maluku Anang Rohmawan, serta diikuti penandatanganan Surat Edaran Program Satu Rekening Satu Pelajar. Selain itu turut dilakukan penyematan Pin OJK PEDULI kepada Fasilitator Program TEKAD sebagai duta literasi keuangan di Desa/Negeri. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan