Pemkot Ambon Batalkan Pilkades Serentak

Ambon,Bedahnusantara.com:Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon batalkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kota Ambon.

AVvXsEj4TB6vF9MmXuPCVJXa1eKYiAXf3roXcbuU0PWvYfo5H rYT2qPmAMYVbLQF4ZEeANrKCHsLEWE0iCANzvLJSO5IqjIjW5Ys PtBS P1dAReHR2LcJV6rTLAHNPrZW6CbZ12RrcEM34h7J04razVDArbw922EWm7H02aGghY 4hWBB6 scT25BD9Eiupg=w640 h296
 Pemkot Ambon Batalkan Pilkades Serentak 


Akui Kepala Bidang Pemerintahan Sekretariat Kota Ambon, Ema Waliulu kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Jumat (8/10/2021).


Dia mengatakan, berdasarkan rencana pada bulan September lalu, Pemkot Ambon telah melaksanakan Pilkades serentak namun, dibatalkan karena, masih dilakukan regulasi dan revisi oleh Bagian Pemerintahan Sekretariat Kota Ambon.


“Kita berencana untuk melaksanakan pilkades dalam tahun ini, namun masih dilakukan regulasi dan revisi,” ujarnya.


Dia mengakui, setelah dilakukan regulasi dan revisi maka, bapak  Walikota akan melakukan pengesahan agar, segera dilakukan Pilkades.


“Tergantung regulasi dan anggarannya juga cukup besar. Intinya, regulasi dulu dalam tahun ini setelah itu kita pembobotan lalu dibawa ke pak wali,” ungkapnya.


Dia menuturkan,  Pilkades harus dilaksanakan sebelum berakhirnya masa jabatan Walikota Ambon Richard Louhenapessy dan Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler.


“Yang pasti saya menargetkan ini dapat terlaksana sebelum pak wali dan pak wakil selesai pilkades harus mereka lantik kan cuma sembilan yang terdiri atas dua negeri dan tujuh desa,” ungkapnya.


Dia menambahkan, untuk Negeri Batu Merah dan Negeri Passo belum dapat dilaksanakan Pilkades karena, masih dilakukan peraturan negeri soal penetapan mata rumah perintah, sementara untuk Negeri Latuhalat dan Negeri Halong masih menunggu koordinasi dengan pimpinan untuk proses pelantikan raja, karena proses sudah selesai.


“Untuk Pilkades kita akan melakukan koordinasi bersama setiap desa dan negeri,” tandasnya.(  BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan