Pelaksanaan Sidang Sinode Terapkan Prokes dan Pola Virtual

Maluku,Bedahnusantara.com:Geraja Protestand Maluku (GPM), akan melaksanakan sidang sinode yang ke-38, Guna menghadirkan pemimpin baru pada tubuh lembaga tersebut. Yang nantinya akan berperan sebagai pemimpin, pengayom, juga pelaksana tugas pelayanan dan kenabian.

InShot 20210131 202357150


Pelaksanaan Sidang Sinode Gereja protestand Maluku (GPM) yang ke-38 di Ambon, sendiri akan berlangsung selama kurang lebih 7 hari yakni dari 07 Februari -14 Februari 2021, dan prosesnya akan dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan juga secara virtual. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Umum Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, Pendeta Elifas Maspaitella.


Menurutnya, Panitia dan para peserta dari klasis-klasis yang berada di Pulau Ambon, serta para peserta dari klasis lain yang dari luar pulau Ambon telah tiba di Kota Ambon dan sudah mulai menjalani mekanisme Rapid Antigen. Yang menjadi ketentuan sebelum mereka memasuki prosesi Sidang Sinode nanti.


” Jadi sebagian peserta dari setiap klasis yang berasal dari luar pulau Ambon, telah mulai berdatangan. Dan para peserta sisanya diperkirakan akan tiba pada tanggal 05 Februari mendatang,” Jelasnya.


Diterangkan Elifas, para peserta ini berdatangan tidak serempak karena mereka mesti menyesuaikan dengan moda transportasi yang tersedia juga jadwalnya. Akan tetapi kami tetap akan menjalankan proses test Rapid Antigen kepada mereka, agar nantinya dalam proses persidangan tidak mengalami kendala atau bahkan ada peserta yang berstatus Positif.


” Semua mekanisme telah kami sosialisasikan kepada para peserta sejak jauh-jauh hari, agar dapat dipahami dan dilaksanakan. bahkan jika nantinya ada peserta yang ternyata positif Covid-19, kami akan melakukan tindakan Isolasi sesuai kebijakan pemerintah, dan mereka akan tetap bisa mengikuti proses persidangan sebab kami melaksanakan sidang sinode juga dengan cara virtual,” Paparnya.


Selain itu tambahnya, Proses pelaksanaan sidang sinode nantinya akan memakai dua pola yakni tatap muka (protokol kesehatan) dan juga secara Virtual (online).


” Kita akan melakukan proses sidang dengan 2 tahapan, hari pertama akan dilaksanakan di gedung Gereja Maranatha, sedang hari selanjutnya akan dilakukan sidang dengan pola pengolompokan (pembagian) kedalam tujuh lokasi yang berbeda pada tujuh gedung gereja yang ada di Kota Ambon yakni: Gereja Maranatha, Bethania,Silo,Joseph Kam, Imanuel di karang panjang, Nazaret dan juga Gereja Syalom, serta dada juga satu gereja cadangan yakni Gereja Menara Kasih,” Ungkap Elifas.


Untuk diketahui, pelaksanaan Sidang Sinode GPM ke-38 nantinya akan diikuti oleh sebanyak 280 orang peserta biasa, dan sebanyak 200 orang peserta luar biasa. 

Yang mana dalam prosesnya sidang sinode ini akan terbagi dalam dua pola yakni secara langsung (luring) dan Virtual (Online). (BN-07)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan