Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Suasana haru dan penuh khidmat mewarnai prosesi pelepasan ratusan calon jamaah haji asal Kota Ambon yang berlangsung di Gedung Ashari, Senin (4/5/2026). Sebanyak 431 calon jamaah haji resmi dilepas untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, sebuah momentum spiritual yang tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi para jamaah dan keluarga, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Kota Ambon.
Di sela kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Librecht Tamaela, menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya jumlah jamaah haji Kota Ambon pada tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, peningkatan jumlah jamaah ini menjadi pertanda positif bahwa kuota atau slot haji bagi Kota Ambon terus bertambah, sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima.
“Puji syukur kepada Allah SWT, hari ini Pemerintah Kota Ambon melepas 431 jamaah calon haji. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Ini tentu menjadi kabar baik, karena menunjukkan bahwa Kota Ambon memperoleh slot yang lebih besar, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan memenuhi panggilan suci ke Baitullah,” ujar Tamaela saat diwawancarai usai kegiatan.
Menurut Tamaela, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan perjalanan spiritual yang memiliki makna mendalam dalam membentuk karakter, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Karena itu, ia berharap seluruh jamaah yang berangkat dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ia menegaskan bahwa para jamaah calon haji yang berangkat tahun ini membawa amanah besar, bukan hanya bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik Kota Ambon di hadapan umat Muslim dari berbagai penjuru dunia. Oleh sebab itu, seluruh jamaah diminta menjaga kesehatan, menjaga kekompakan, serta mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan tertib.
“Menjadi tamu Allah adalah anugerah yang luar biasa. Tidak semua orang mendapat kesempatan ini. Karena itu kami berharap seluruh jamaah dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, memperbanyak ibadah, menjaga kebersamaan, menjaga kesehatan, dan fokus menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan,” katanya.
Lebih jauh, politisi itu berharap para jamaah yang nantinya kembali dari Tanah Suci dapat membawa perubahan positif, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun lingkungan sosial. Menurutnya, predikat haji dan hajjah bukan sekadar gelar, tetapi harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Harapan kami, ketika kembali ke Kota Ambon nanti, bapak dan ibu semua bukan hanya pulang dengan gelar haji dan hajjah, tetapi pulang membawa keteladanan, membawa kesejukan, membawa semangat persaudaraan, serta menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat. Kehadiran para jamaah sepulang dari Tanah Suci harus mampu memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan keharmonisan sosial di Kota Ambon,” ungkap Tamaela.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Ambon untuk turut mendoakan para jamaah agar seluruh proses perjalanan ibadah berjalan lancar, diberi kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan setiap tahapan ibadah di Tanah Suci.
“Kami semua berdoa, 431 jamaah yang berangkat hari ini senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan selama menjalankan ibadah. Dan yang paling penting, berangkat dengan jumlah 431 orang, kembali pun harus dengan jumlah yang sama, dalam keadaan sehat, selamat, serta menjadi haji dan hajjah yang mabrur,” tutupnya.
Pelepasan calon jamaah haji Kota Ambon tahun 2026 ini menjadi momentum penuh makna, tidak hanya bagi para jamaah dan keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang menaruh harapan agar para tamu Allah tersebut kembali membawa keberkahan bagi Ambon dan seluruh warganya. (BN Grace)





