![]() |
| Barnabas Orno Intervensi |
MBD, Bedah Nusantara.com: Sikap tidak terpuji dan tidak etis serta tidak profesional ditunjukan oleh Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Barnabas Orno yang juga calon Incumbent Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten MBD 2015-2020.
Demi mewujudkan mimpinya untuk kembali memerintah di Bumi Kalwedo, Sang Incumbent (Bupati Orno). bahkan tidak segan dan tidak malu melakukan berbagai hal diruang publik dan Birokrasi dengan cara yang tidak etis bahkan terkesan semena-mena.
Hal tersebut dibuktikan dengan Orno Melakukan Penghentian dari Jabatan pegawai negeri sipil demi kepentingan dinas atas nama EROS JACOB AKSE, S.Si, MM.Apt NIP 197902032006041011, Pangkat/Gol.Ruang, Penata (III/c), Jabatan/Eselon Kepala Seksi Pembinaan Masyarakat Dan Kawasan Transmigrasi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Maluku Barat Daya/Va.
Selanjutnya PNS yang bersangkutan ditempatkan sebagai Staf pada Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya, sesuai Surat Keputusan Bupati Maluku Barat Daya Nomor 821.2-32-Tahun 2015 tanggal 2 September 2015 Tentang Penghentian dari Jabatan Struktural.
Demikian penjelasan tim pemenangan Mosses Maahury dan Kim Markus”MAMA”, kepada media ini via telephone beberapa waktu lalu.
Dikatakan oleh Tim MAMA, Barnabas Orno bahkan melakukan Pemindahan Pegawai Negeri Sipil dengan pertimbangan demi peningkatan produktifitas dan pendayagunaan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya atas nama ALEXANDER HARRYS MASELA, NIP 198410242009041001 Pangkat/Gol.Ruang Pengatur Muda Tk.I (II/b) dari Bagian Setda Kabupaten Maluku Barat Daya, kemudian yang bersangkutan dipindahkan ke Negeri 1 Oirata, Kecamatan Pp.Terselatan Kabupaten Maluku Barat Daya sesuai Surat Keputusan Bupati Maluku Barat Daya Nomor : 824.2-166-Tahun 2015 Tentang Pemindahan Pegawai Negeri Sipil tanggal 11 September 2015.
Selain itu, Orno Juga melakukan kunjungan kerja keKecamatan P.P Babar dan beberapa Desa sebagai bagian dari Program Pemerintah Daerah Kabupaten MBD tanggal, 28 – 30 September tahun 2015 bahkan dengan malukan instruksi yang tidak masuk dalam logika manusia.
” hanya demi menyambut kedatangan sang Bupati dalam program kunjungan kerjanya, Bupati memerintahkan agar mengumpulkan semua pihak yang ada, mulai dari camat, kades, pegawai, kepala sekolah, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat yang ada di lokasi tempat kujungan kerjanya, bahkan memerintahkan agar semua sekolah diliburkan dan para siswa disuruh bikin pagar hidup demi sambut Barnabas Orno,ini sungguh luar akal manusia, bagaimana tidak masa depan anak-anak dikorbankan demi sambut Barnabas Orno, dan yang paling sadisnya adalah, Orno bahkan kemudian berkampanye dan memerintahkan untuk memilih dia didalam pilkada tanggal 09 Desember 2015 nanti”. Terang Tim
Sehingga lanjut tim, “kami mempertanyakan apakah ini yang pantas dari seorang calon pemimpin daerah ini? yang hanya demi kepentingannya pribadi, dia mengorbankan banyak orang dan hak-hak banyak orang, tanpa peduli nasib mereka?”
Kami berharap Panwas dan KPU MBD jangan tinggal diam, atau pura-pura tidak tahu dengan hal ini dan temuan ini, sebab sudah jelas apa yang dilakukan oleh Barnabas Orno ini, ternyata melanggar aturah hukum dan mekanisme pemilu yang jujur adil dan benar. (BN-08)






