![]() |
| Diskusi AXA Mandiri Terkait Investasi Pendidikan Bagi Anak |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Guna menjadi edukasi bagi orang tua di kota ambon tentang, pentingnya perencanaan pendidikan anak di masa depan, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) lakukan diskusi bersama, jumat (23/10) bertempat di Hotel Swiss Bell Ambon.
Hadir sebagai pembicara pada diskusi tersebut,Chief of In Branch Channel AXA Mandiri Tisye Diah Retnojati, Sales and Product Director Mandiri manjemen Investasi Endang Astharanti dan Master Yohan selaku pakar Feng shui.
Selain membahas mengenai pendidikan, acara talkshow yang sudah di laksanakan di sembilan kota dari rencana 12 kota di indonesia ini,merupakan ajang untuk saling berbagi informasi serta tips mengenai perencanaan keuangan keluarga dan keistimewaan produk unit link yang memberikan manfaat ganda bagi para nasabah.
saat ini masih banyak anak indonesia tidak dapat melanjutkan pendidikan ke kejenjang yang lebih tinggi karena berbagai faktor terutama faktor ekonomi.
Menurut Chief Of In Branch Channel AXA Mandiri, Tisye diah retnojati.”Sesuai sebuah survei (www.academia.edu) Ekonomi menjadi faktor utama yang menyebabkan anak putus sekolah bahkan tidak bersekolah 36 persen disusul oleh minat anak yang kurang sebesar 24 persen dan perhatian orang tua 18 persen.masyarakat Indonesia tengah menghadapi kenyataan bahwa dana yang di butuhkan untuk pendidikan anak tidak sedikit”,Terangnya.
Dilanjutkan Tisye, dipekirakan biaya kuliah di Universitas Negeri pada tahun 2020 akan mencapai lebih dari Rp. 400 juta. oleh karenanya penting bagi para orang tua untuk segera menyadari, sekaligus mempersiapkan dana pendidikan bagi anak-anaknya sedini mungkin dan salah satu solusinya adalah melalui Asuransi Mandiri Sejahtera Cerdas.
Diterangkannya, untuk Asuransi Mandiri Sejahtera Cerdas ini, memakai sistem “Unit Link” yang adalah produk asuransi jiwa yang mengawinkan fungsi proteksi dan investasi.
“Investasi diperlukan untuk mencapai tujuan keuangan. seperti dana pendidikan dan dana pensiun. Tanpa investasi, tujuan keuangan sulit dicapai karena mengandalkan tabungan, yang bunganya rendah, tidak akan bisa mengejar kenaikkan harga” paparnya.
Chief of In Branch Channel AXA Mandiri ini menjelaskan, Proteksi melindungi dari sejumlah risiko, misalnya, meninggal dunia, cacat tetap dan sakit. Jika pencari nafkah utama sakit, cacat atau meninggal dunia, investasi terhenti . Anak – anak terancam tidak bisa sekolah.
Istri atau suami kemungkinan tidak bisa pensiun dengan layak. Karena itu, perlu proteksi, supaya investasi bisa terus berjalan meskipun pencari nafkah utama mengalami musibah. “Karena itu, perlu proteksi supaya investasi terus berjalan meskipun pencari nafkah utama dalam keluarga mengalami musibah”.
Tisye menambahkan, lebih lanjut, tentu manfaat asuransi tidak dapat di rasakan seketika, namun baru akan terasa apabila terjadi hal – hal yang tidak di inginkan
Dengan memiliki perlindngan sekaligus, berinvestasi dalam hal ini melalui produk unit link, nasabah akan terbantu untuk bisa terus menjalankan hidpnya dengan baik.
Dengan mulai mempersiapkan dana pendidikan sedini mungkin, masa depan sang buah hati akan lebih terjamin dari segala kemungkinan yang tidak di inginkan. Oleh karena itu semakin dini kita memulai, semakin cepat kita akan merasakan manfaatnya.
Dengan diskusi yang dilakukan “AXA Mandiri berharap dapat menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran orang tua guna menyiapkan dana pendidikan bagi anak – anak mereka sejak dini khususnya orang tua yang berada di kota ambon” tutup Tisye. (BN-08)
