Nurlette Dikukuhkan Sebagai Anak Adat Negeri Batu Merah

Ambon,Bedahnusantara.com-Rabiatunnur Nurlette,dikukuhkan sebagai anak adat Negeri Batu Merah.

IMG 20220330 WA0008

Pengukuhan Nurlette diwarnai aksi protes dari sekelompok warga Batu Merah, namun proses adat berjalan sederhana dan hikmad, karena Rabiatunnur Nurlette, yang merupakan keturunan Raja Abdul Wahid Nurlette dikukuhkan secara adat. 

Ratusan personil dari Polresta Ambon, dan Kodim 1504/Ambon, diterjunkan langsung mengamankan proses tersebut. 

Wakil ketua panitia pengukuhan, Salim Tahalua mengungkapkan, pengukuhan Ina Latu Hatukau (Raja Negeri Batumerah) berjalan aman dan lancar sesuai dengan agenda yang telah disiapkan oleh dewan adat dan Saniri Negeri Batu Merah. 

“Patut kita syukuri bahwa meski ada sedikit hal-hal kecil namun pengukuhan Ina Latu Hatukau, berjalan dengan penuh hikmad, ” kata dia, kepada wartawan seusai pengukuhan itu, Rabu (30/3) pagi tadi. 

Menurutnya, pengukuhan Ina Latu Hatukau merupakan kewenangan dari dewan adat dan Saniri Negeri Batu Merah. 

“Sudah dikukuhkan oleh dewan adat yang bergelar Ina Latu Tanah Barang. Pengukuhan ini juga telah mendapatkan restu dari Ketua Latupati Kota Ambon, “ungkapnya.

Mantan ketua Saniri Negeri Batu Merah ini mengaku, usai proses pengukuhan adat itu, maka selanjutnya Saniri Negeri akan berupaya dan mendorong Pemerintah Kota Ambon, untuk segera melakukan pelantikan secara Pemerintahan. 

” Mekanisme adat telah kita laksanakan selanjutnya kita menunggu pelantikan secara Pemerintahan, sehingga Batu Merah resmi memiliki raja atau memiliki tuan, mengingat Batu Merah sendiri merupakan salah satu negeri adat dipusat Ibu Kota Provinsi Maluku, “tandasnya.

Dirinya juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat Negeri Batu Merah, untuk tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang sengaja merusak tatanan adat dan mengganggu situasi maupun keamanan di Batu Merah. 

“Mari kita sama-sama menjaga situasi dan kondisi keamanan yang ada. Baik di Batu Merah, Kota Ambon, dan Maluku pada umumnya. Kita jangan mudah terhasut dan terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, “pungkasnya. ( BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan