Ambon,Bedahnusantara.com – Akibat Fenomena El Nino dan kemarau panjang, warga Kelurahan Samata, Gowa, Sulawesi Selatan rentang terkena penyakit.
Mahasiswa UIN Alauddin Makassar di Samata, Kabupaten Gowa Arini Nurul Anwar mengaku, musim kemarau berkepanjangan menyebabkan krisis air bersih maupun paparan debu yang sangat menggangu di kawasan kampus UIN Alauddin Makassar yang terletak di Kelurahan Samata.
“Akibat kemarau panjang sehingga mengakibatkan jalanan kering dan berdebu, Paparan debu ini juga diakibatkan dari lalu lalang kendaraan, juga ditambah dengan adanya aktifitas pabrik material di sekitaran kampus UINAM,” ujarnya kepada Bedahnusantara.com, Rabu (11/9/2023).
Sejumlah mahasiswa UIN Alauddin Makassar mengaku khawatir, jika kondisi tersebut akan membuat mereka rentan terkena penyakit.
“Penyakit yang sering terjadi akibat debu saat musim kemarau antara lain; Infeksi saluran pernapasan, Diare, Sakit mata,” paparnya.
Hal yang sama disampaikan, Mahasiswa UINAM Ramlah mengatakan, di Kelurahan Samata sulit mendapatkan air bersih sehingga, pihaknya harus Ke Maros untuk memperoleh air bersih.
“Untuk mendapatkan air bersih saya harus pulang balik Maros Samata,” ujarnya.
Dia mengakui, kemarau panjang mengakibatkan kami mengalami gangguan kesehatan seperti flu, diare dan penyakit lainnya.
“Panasnya Samata ini tidak membuat saya kaget, krena cuaca di Bima dengan Gowa itu hampir sama,” tandasnya.
citizen reporter: Arini Nurul Anwar ( redaksi )






