Museum Siwalima Provinsi Maluku Gelar Lokakarya dan Lomba Bedah Koleksi

Ambon,Bedahnusantara.com:Museum Negeri Siwalima Provinsi Maluku menggelar kegiatan Lokakarya dan Lomba Bedah Koleksi Museum Siwalima Tahun 2020 dengan tema, Menelusuri Jejak Koleksi Museum Siwalima.

InShot 20201205 094248657


Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Maluku dengan menghadirkan tim juri diantaranya, Dosen Sejarah Universitas Pattimura Ambon Dra. E. Binenndyk, Dosen Bahasa Indonesia Universitas Pattimura Ambon DR. R.A da Costa, peneliti di Balai Arkeologi Ambon

Marion Ririmase dan purna bakti Museum Negeri Siwalima Provinsi Maluku Th. Tuarissa yang berlangsung di ruang theater Museum Siwalima, Jumat (04/12/2020).


Kepala Museum Negeri Siwalima Provinsi Maluku, Jean Saiya mengatakan, dalam lokakarya dan lomba bedah koleksi Museum Siwalima Tahun 2020 terdapat 10 koleksi pilihan yang akan dibedah oleh 30 regu yang mengikuti kegiatan tersebut.


“Ada 10 koleksi yang dibedah, namun sayangnya ada 2 regu yang mundur dalam mengikuti lokakarya dan koleksi bedah, karena kurangnya data pendukung yang akurat untuk membantu mereka dalam memperoleh informasi tentang koleksi yang ada,” ujarnya.


Lokakarya dan lomba bedah bedah koleksi Museum Siwalima untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang koleksi museum, agar mereka dapat mengetahui lebih jelas tentang asal-usul koleksi yang dimiliki Museum Siwalima.


“Para peserta dapat mengenal lebih dalam koleksi museum dan dijadikan penulisan yang akan dinilai oleh tim juri,” paparnya.


Dia menjelaskan, banyak mahasiswa yang tertarik mempelajari sejarah dan budaya yang dimiliki Museum Siwalima, karena itu mereka harus menjaga dan melestarikan bahkan, memberikan informasi tentang nilai yang ada pada setiap koleksi yang dijadikan bahan penulisan.


“Kita ingin agar, mahasiswa maupun generasi muda untuk menjaga, melestarikan dan memberikan informasi tentang nilai yang terkandung dari koleksi-koleksi yang mereka ambil sebagai bahan penulisan mereka,” terangnya.


Diharapkan, kedepan para peserta dapat menjadi kepanjangan tangan dari Museum Siwalima untuk menyuarakan keberadaan museum dengan koleksi yang ada sehingga, dapat menarik masyarakat untuk dapat melakukan kunjungan di Museum.


“Para peserta dapat memberikan informasi tentang keberadaan Museum Siwalima yang menyimpang banyak koleksi tentang sejarah Maluku, karena Museum sebagai rumah peradaban di Maluku,” terangnya.( BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan