Ambon,Bedahnusantara.com- Menteri Investasi Bahlil Lahadalia melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sitanala Learning Center Gereja Protestan Maluku yang berlangsung di samping Gereja Rehobot, Minggu (30/7/2023).
Peletakan Batu Pertama Sitanala Learning Center GPM dihadiri oleh Menteri PUPR – Basuki Hadimulyono yang diwakili Kepala Balai Perumahan Provinsi Maluku-Pither Pakabu, Anggota DPR RI Komisi V-Welem Wandek, Deputi I Kantor Staf Kepresidenan-Febry C. Tetelepta, Sekda Provinsi Maluku-Sadali le, Kepala Balai Jalan dan Jembatan Provinsi Maluku-Ir Bambang Widi, Kapolda Maluku-Lotharia Latif dan Forkompimda, Penjabat Wali Kota Ambo Bodewin Wattimena, Penjabat Bupati Maluku Tengah, Muhamat Marasabessy, Business Development Manager PT Acer Indonesia, Roy Stevanus J, MPH Sinode GPM, Pimpinan Klasis se-GPM, Politisi Ternama Michael Wattimena dan Wirausaha terkenal Jaqueline Margareth Sahetapy
Peletakan batu pertama diawali dengan kebaktian yang dilayani oleh Pendeta Moreen. M.S.Ferdinandus/L, M.Th. Di dalamnya juga telah berlangsung akta peletakan batu penjuru oleh Ketua Sinode GPM, Pendeta E. T. Maspaitella.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia meminta, pihaknya mengajak semua pihak untuk mengucap syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas limpahan Rahmat dan Kasih Sayang, karena kita dapat berjumpa dalam mengikuti sejarah peradaban bagi Yayasan Persekolahan Pendidikan Kristen dalam membangun Sitanala Learning Center di Kota Ambon Manise.
“Tujuan pembangunan Sitanala Learning Center murni pemberiannya bagi pembangunan pendidikan yang lebih bermutu di Maluku,” katanya.
Dia menuturkan Yayasan Pendidikan Kristen dalam perjalanan tidak mengabdikan diri kepada Bumi Tanah Maluku, tapi semua Bumi Papua diantaranya, fak-fak, timika, merauke dan Jayapura.
“Peradaban manusia lebih banyak diberikan kontribusi oleh tuan guru dari Maluku termasuk Yayasan Persekolahan Pendidikan Kristen,” ungkapnya.
Menurut dia, kontribusi Yayasan Persekolahan Pendidikan Kristen dalam memberikan ilmu dan pengetahuan sangat luar biasa.
“Saya bisa jadi menteri karena, bersekolah pada Yayasan Persekolahan Pendidikan Kristen, meskipun sekolah sederhana namun, mutu pendidikan sangat bermanfaat bagi masa depan para siswa,” terangnya.
Saya berharap, dengan pembangunan Sitanala Learning Center kita dapat saling memberikan yang terbaik bagi Maluku.
“Kita harus mendidik anak-anak untuk memberikan yang terbaik bagi Maluku,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode Gereja Protestan Maluku Pendeta Elifas Maspaitella mengatakan, pembangunan sarana fisik Sitanala Learning Center GPM adalah, cara membenahi pendidikan yang diselenggarakan Gereja melalui YPPK Dr. J.B. Sitanala.
“Kami punya 450 sekolah, dan separuh darinya ada di wilayah tidak tergantikan dan itu telah ada sejak zaman Belanda,” Imbuhnya.
Menariknya, kompleks pembangunan ini adalah kompleks yang bersejarah bagi GPM karena ini adalah kompleks perumahan Pendeta yang notabene dosen Fakultas Teologi.
“Mereka dengan rela hati kembali menempati rumah-rumah pribadinya, dan memungkinkan kami membangun semua sarana SLC ini. Ini juga gambaran teladan yang luar biasa,” ungkapnya.
Sebagai bentuk rasa terima kasih atas atensi yang telah diberikan demi kemajuan pendidikan di Maluku, khususnya pada Yayasan dr. J. B. Sitanala, maka ada gedung BB di SLC, yaitu Brain (laboratorium) and Behavior (asrama). Laboratorium Bahlil yang di dalamnya ada laboratorium Science, IT, Bahasa dan Musik.
“Saya atas nama seluruh GPM, terutama siswa-siswa YPPK Dr. J.B. Sitanala hanya mau menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bahlil dan Bapak Basuki serta semua jajaran untuk ketulusan memberi kepada kami. Kami tetap mendoakan bapak bersama istri, anak-anak dan orang tua. Tuhan memberkati,” ungkapnya.
Ditempat yang sama Sekda Provinsi Maluku, Sadali le mewakili Gubernur Maluku mengatakan, ada tiga hal penting; pertama, pendidikan merupakan pilar yang strategis karena berdampak pada kesejahteraan masyarakat, kedua, Pemprov mendorong lembaga keagamaan di Maluku untuk bersama pemerintah mencerdaskan anak bangsa, sementara ketiga pembangunan SItanala Learning Center dapat berlangsung dengan lancar dan dapat memberikan dampak bagi GPM dan masyarakat.
“Pembangunan Sitanala Learning Center merupakan bagian dari komitmen dan kesungguhan GPM dalam dunia pendidikan. Sebagai lembaga keagamaan, dari dahulu GPM telah menjadi bagian penting dalam pendidikan di Maluku,” harapnya.
Selain itu, Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena menambahkan, Pembangunan Sitanala Learning Center GPM adalah impian dari seluruh warga masyarakat dan umat GPM untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas di Maluku dan Kota Ambon.
“Pembangunan Sitanala Learning Center akan menjadi pusat layanan pendidikan pada jenjang dasar dan menengah yang tentunya akan mendorong peningkatan kwalitas pendidikan bagi anak – anak yang ada di kota ambon,” ujarnya.
Dia mengakui, pembangunan Sitanala Learning Center sangat penting dan akan menjadi pondasi masa depan yang lebih baik di masa mendatang bagi setiap anak di negeri ini dan akan mampu mengubah kegelapan menjadi cahaya teristimewa dalam upaya kita mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045.
“Atas nama Pemkot Ambon, saya memberikan apresiasi terhadap pembanguan sitanala learning center yang di awali dengan peletakan baru pertama oleh bapak menteri semoga ini dapat membantu dunia pendidikan bagi anak-anak kita dalam menggapai cita-cita,” paparnya.
( BN Norina)






