Mama-mama Papalele Jadi Magnet Wisata, Kunjungan ke Ambon Melonjak Sepanjang 2025

IMG 20251205 WA0013

 

Editor: Redaksi 

Ambon, Bedahnusantara.com:  Sepanjang tahun 2025, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Ambon terus menunjukkan tren peningkatan signifikan. Kunjungan tersebut tidak hanya didominasi wisatawan lokal dan domestik, tetapi juga mulai menarik minat wisatawan mancanegara yang ingin mengenal lebih dekat pesona budaya dan alam Maluku.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengungkapkan bahwa peningkatan ini tidak terlepas dari pengakuan nasional terhadap Mama-mama Papalele sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. Penetapan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting yang mendorong meningkatnya ketertarikan publik terhadap Ambon sebagai destinasi wisata budaya.

“Peningkatan kunjungan wisatawan ini kemungkinan besar berkaitan erat dengan penetapan Mama-mama Papalele sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, yang telah menarik perhatian secara nasional,” ujar Wattimena saat dihubungi dari Ambon, Selasa (20/1/2026).

Menurutnya, Mama-mama Papalele yang merupakan simbol aktivitas ekonomi tradisional perempuan Maluku, kini tidak hanya dipandang sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, tetapi juga menjadi daya tarik budaya yang unik bagi wisatawan. Aktivitas jual-beli tradisional yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal tersebut menjadi pengalaman autentik yang dicari para pengunjung.

“Kegiatan budaya yang menjadi identitas khas masyarakat Ambon ini kini menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan, terutama mereka yang ingin mengenal lebih jauh kekayaan budaya Maluku yang telah diakui secara nasional,” jelasnya.

Wattimena menambahkan, antusiasme wisatawan terlihat dari meningkatnya kunjungan ke berbagai lokasi wisata, baik wisata alam seperti pantai dan perbukitan, maupun agenda budaya dan kegiatan masyarakat lokal. Hal ini menunjukkan bahwa Ambon semakin dikenal sebagai destinasi yang menawarkan perpaduan antara keindahan alam dan kekayaan budaya.

“Kami melihat antusiasme yang tinggi dari berbagai kalangan untuk mengunjungi Ambon, baik untuk menikmati keindahan alamnya maupun mempelajari budaya lokal yang menjadi kebanggaan daerah,” sebutnya.

Sebagai upaya menjaga tren positif tersebut, Pemerintah Kota Ambon berkomitmen untuk terus mengembangkan infrastruktur pendukung pariwisata, sekaligus memastikan pelestarian budaya lokal tetap menjadi prioritas utama.

“Oleh karena itu, Pemkot Ambon akan terus berupaya mengembangkan infrastruktur pariwisata dan melestarikan budaya lokal, agar pertumbuhan sektor pariwisata ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkas Wattimena. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan