Majelis Latupati dan Kapolresta Ambon Siapkan Program Bersama

IMG 3638

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Ketua Majelis Latupati Kota Ambon, Reza Valdo Maspaitella, menyampaikan bahwa pertemuan dengan Kapolresta Ambon berlangsung dengan sangat baik dan menghasilkan sejumlah pembicaraan terkait program kolaborasi yang akan dilaksanakan bersama antara Majelis Latupati Kota Ambon dan Kepolisian Resor Kota Ambon.

Menurut Reza, pertemuan tersebut diinisiasi langsung oleh Kapolresta Ambon dan menjadi ruang penting untuk membangun komunikasi serta kerja sama yang lebih konkret antara kepolisian dan masyarakat adat.

“Pertemuan berjalan dengan sangat baik, diinisiasi oleh Kapolresta, dan banyak sekali pembicaraan-pembicaraan terkait dengan program-program antara Majelis Latupati dan Kapolresta Ambon yang kita akan laksanakan bersama-sama,” ujar Reza.

Ia menilai Kapolresta Ambon merupakan sosok yang profesional serta memiliki perhatian terhadap kondisi Kota Ambon. Menurutnya, komitmen tersebut penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif sehingga proses pembangunan di Kota Ambon sebagai kota sekaligus ibu kota Provinsi Maluku dapat berjalan dengan baik.

Reza mengatakan, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk masyarakat adat melalui Majelis Latupati.

“Beliau merupakan seorang pribadi yang sangat profesional dan juga memiliki hati untuk bagaimana melihat Ambon ini menjadi kota dan sekaligus juga ibu kota Provinsi Maluku yang bisa menjadi lebih baik, lebih aman, sehingga pembangunan daripada kota ini akan bisa terselenggara dengan baik dengan adanya keamanan yang bisa diciptakan bukan hanya oleh Polri, tetapi juga bersama-sama dengan masyarakat adat,” katanya.

Namun demikian, Reza menegaskan bahwa berbagai hasil pembicaraan dalam pertemuan tersebut tidak berhenti pada tataran wacana. Menurutnya, program-program yang telah dibicarakan perlu segera dikonkretkan dalam bentuk rencana aksi yang jelas antara Majelis Latupati Kota Ambon dan Kapolresta Ambon.

Ia menyebutkan, kerja sama yang dibangun tidak semata-mata diarahkan pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyentuh persoalan sosial yang lebih luas, terutama pembinaan generasi muda dan penguatan ketahanan keluarga.

Reza berharap kepemimpinan Kapolresta Ambon yang baru dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dengan Majelis Latupati dalam membangun Kota Ambon.

“Harapan beta adalah dengan Kapolresta yang baru ini, yang beta nilai memiliki hati dan juga memiliki banyak sekali pemikiran-pemikiran dan keinginan untuk bagaimana bisa membuat Ambon ini menjadi kota yang lebih baik dengan adanya peran dukungan daripada Kepolisian Republik Indonesia,” tuturnya.

Lebih jauh, Reza menekankan bahwa kerja sama antara Polri dan Majelis Latupati tidak boleh hanya menggunakan pendekatan keamanan. Menurutnya, upaya menciptakan keamanan yang berkelanjutan harus dimulai dari pembinaan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

“Harapan beta memang bahwa kerja sama antara Kepolisian Republik Indonesia, dalam hal ini konteksnya Kapolresta Kota Ambon bersama-sama dengan Majelis Latupati, supaya kerja sama ini tidak semata-mata melalui sebuah pendekatan keamanan saja,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pembinaan generasi muda harus diarahkan untuk membentuk generasi yang memiliki moral, mental yang kuat, jati diri serta karakter yang baik. Hal tersebut dinilai menjadi modal utama dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu berperan dalam pembangunan Kota Ambon.

Menurut Reza, generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan Kota Ambon. Karena itu, pembinaan terhadap mereka perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan kepolisian, masyarakat adat, keluarga, pemerintah serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

“Bagaimana kita bisa membina generasi muda kita yang memiliki moral, mental yang kuat, jati diri, karakter yang baik. Karena itu adalah modal untuk bagaimana sumber daya manusia Ambon itu bisa berperan serta di dalam membangun kota ini,” jelasnya.

Selain pembinaan generasi muda, kerja sama yang dibangun juga akan diarahkan pada penguatan ketahanan keluarga. Reza mengatakan, ketahanan keluarga merupakan salah satu program yang akan dicanangkan oleh Majelis Latupati Kota Ambon.

Ia menyebutkan, langkah awal terkait program tersebut akan dilakukan melalui kerja sama yang melibatkan Ketua PKK Negeri Rutung bersama Ketua TP-PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, dengan Yayasan HOPE Worldwide Indonesia.

Kerja sama tersebut akan menitikberatkan pada aspek pengembangan ketahanan keluarga sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih kuat dari lingkungan keluarga.

“Selain daripada aspek pembinaan generasi muda, harapan beta adalah bagaimana kita juga bisa melaksanakan pembinaan yang terkait dengan ketahanan keluarga sebagai salah satu program yang memang akan dicanangkan oleh Majelis Latupati,” ujarnya.

Reza menambahkan, program penguatan ketahanan keluarga tersebut menjadi salah satu hal yang turut dibicarakan bersama Kapolresta Ambon. Menurutnya, keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang lebih aman dan harmonis.

Ia berharap sinergi antara Polri dan Majelis Latupati dapat terus berkembang menjadi kerja sama yang nyata dan berkelanjutan. Tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membangun karakter masyarakat, memperkuat keluarga, membina generasi muda, serta menjaga nilai-nilai adat yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Kota Ambon.

“Ini juga merupakan salah satu yang kita bahas bersama-sama dengan Kapolresta selain daripada kerja sama-kerja sama lain yang beta mungkin saat ini belum bisa berbagi,” pungkas Reza. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan