![]() |
| Walikota Ambon Richard Louhenapessy |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Renny Louhenapessy mengembangkan home industri berupa kerajinan tangan dengan nama Vabbylyshael colection yang berada di lokasi Kelurahan lateri, Kecamatan Baguala.
Keberadaan Vabbylyshael colection mendapat perhatian masyarakat Kota Ambon, karena Vabbylyshael colection mengembangkan berbagai jenis kerajinan tangan yang dibuat dari daur ulang sampah yang dijadikan tas, topi, bunga, baju dan sepatu. Bahkan sulaman tangan yang disulap menjadi sepatu, tas, sandal dan kalung.
Vabbylyshael Colection dikembangkan sendiri oleh Louhenapessy untuk mengisi kekosongan waktu, agar sisa-sisa sampah daur ulang dapat dikembangkan sebagai bahan layak pakai untuk digunakan masyarakat.
Akui Louhenapessy, awak media pada Senin (12/6) di Balai Kota Ambon.
Menurut dia, hasil olahan yang dibuat pihaknya dijual secara umum kepada masyarakat, bahkan ada masyarakat bahkan, ada masyarakat dari luar Kota Ambon yang memesan hasil olahan sampah daur ulang yang dikembangkan pihaknya.
“Banyak pesanan yang diminta oleh masyarakat, karena itu pihaknya terus berupaya mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki untuk mengisi kekosongan selama berada di rumah,” akuinya.
Dia mengakui, pihaknya telah mengembangkan Vabbylyshael colection sejak lama, karena itu pihaknya berupaya untuk menarik minat masyarakat melalui produk-produk olahan yang ada.
“Ada olahan yang saya kembangkan dengan daur sampah dimana, saya mulai me ngembangkan semua produk sampah kulit molto, kulit rinso bahkan tas kresek yang dibuat menarij untuk menarik minat masyarakat,” terangnya.
Dia menjelaskan, hasil olaharan tangannya telah membuat Tim PKK Kota Ambon mendapat juara I tingkat Provinsi Maluku dengan melakukan daur ulang sampah menjadi baju layak pakai.
“Saya yang mendesain baju kepada Tim PKK KOta Ambon untuk ikut dalam lomba pada tingkat Provinsi Maluku, karena saya bagian dari PKK Kota Ambon,” tandasnya.
Dia berharap, hasil olahan tangan pihaknya dapat digunakan masyarakat di Kota Ambon.
“Dengan olahan tangan yang kembangkan telah menarik masyarakat untuk membeli,” ungkapnya. (BN-O2)





