Lonjakan BBM, Pertamina Klaim Stok Aman

a00f20cc 75d2 4c97 b708 fde99156e6e3

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Di tengah meningkatnya antrean dan lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pasca libur Idulfitri, Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di Ambon dan wilayah Maluku secara umum tetap dalam kondisi aman. Klaim ini disampaikan seiring langkah percepatan distribusi yang kini dilakukan untuk menjaga pasokan di tingkat SPBU.

Pertamina mengakui adanya peningkatan konsumsi masyarakat yang cukup signifikan, terutama pada Senin (30/3/2026) yang menjadi hari pertama aktivitas perkantoran dan sekolah kembali berjalan normal setelah masa libur panjang, cuti bersama, serta penerapan work from anywhere (WFA) selama periode Idulfitri. Kondisi ini turut berdampak pada tingginya permintaan BBM di sejumlah titik SPBU.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga telah melakukan koordinasi lintas sektoral bersama Pemerintah Daerah dan instansi terkait sejak 25 dan 27 Maret 2026. Koordinasi ini difokuskan pada kesiapan layanan energi menghadapi rangkaian momentum penting, mulai dari akhir pekan pra-Paskah hingga menjelang libur panjang Hari Paskah.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, menegaskan bahwa secara keseluruhan kondisi stok BBM masih terkendali dan tidak mengalami gangguan.

“Stok di Integrated Terminal Wayame sebagai terminal utama dalam kondisi aman, begitu juga dengan Fuel Terminal lain di Maluku. Kapal suplai yang membawa BBM juga tetap sandar sesuai jadwal untuk mengisi kembali stok,” jelas Bramantyo.

Ia menambahkan, lonjakan yang terjadi di SPBU lebih disebabkan oleh peningkatan aktivitas masyarakat, bukan karena terganggunya pasokan. Meski demikian, Pertamina tetap melakukan langkah antisipatif dengan mempercepat distribusi BBM dari Fuel Terminal ke SPBU guna menjaga ketersediaan di lapangan.

“Kami terus memantau kondisi stok di SPBU dan memastikan distribusi berjalan lancar. Adanya lonjakan ini tidak berkorelasi dengan kosongnya stok. Kami pastikan stok tetap aman,” tegasnya.

Namun di sisi lain, kondisi meningkatnya antrean di sejumlah SPBU menjadi perhatian publik. Situasi ini memunculkan persepsi kelangkaan di tengah masyarakat, meski secara data pasokan dinyatakan mencukupi. Pertamina pun menilai pentingnya menjaga pola konsumsi agar tidak menimbulkan tekanan tambahan pada sistem distribusi.

Perusahaan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Pasokan BBM disebut tetap berjalan normal dan distribusi akan terus dilakukan secara berkala untuk menjangkau seluruh wilayah.

“Pembelian berlebih justru bisa mengganggu sistem distribusi. Kami mengajak masyarakat membeli sesuai kebutuhan. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang tetap tertib, dan kami pastikan distribusi terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan,” tutup Bramantyo.

Dengan berbagai langkah percepatan distribusi yang dilakukan, Pertamina berharap stabilitas pasokan BBM di Ambon dan Maluku tetap terjaga, sekaligus meredam kekhawatiran masyarakat di tengah tingginya aktivitas pasca libur panjang. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan