Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Universitas Kristen Indonesia Maluku melalui Fakultas Hukum melaksanakan Yudisium Sarjana Hukum Periode I Tahun 2026 dan resmi melepas 21 lulusan dalam kegiatan yang berlangsung di Aula UKIM Ambon, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan yudisium tersebut menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik dan administratif, sekaligus menandai berakhirnya perjalanan studi di bangku perkuliahan dan dimulainya langkah baru menuju dunia kerja serta pengabdian di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum UKIM, Benhur George Watubun, S.H., menyampaikan kesan dan pesan yang menekankan nilai syukur, kerendahan hati, serta pentingnya iman dalam menjalani kehidupan setelah lulus dari perguruan tinggi.
Benhur mengungkapkan bahwa perjalanan akademik yang telah dilalui para mahasiswa bukan hanya sekadar proses memperoleh gelar, tetapi juga merupakan proses pembentukan karakter, kedewasaan berpikir, serta penguatan nilai-nilai kehidupan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih hingga titik yudisium bukanlah semata hasil kemampuan pribadi, melainkan juga hasil dari doa, dukungan keluarga, bimbingan dosen, serta penyertaan Tuhan dalam setiap proses yang dijalani.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para lulusan agar tidak merasa lebih tinggi atau sombong setelah menyandang gelar sarjana hukum. Menurutnya, ketika keluar dari dunia kampus, setiap lulusan pada dasarnya memulai kembali perjalanan dari titik awal di dunia kerja. Namun, dengan bekal ilmu yang diperoleh selama masa studi, para sarjana memiliki peluang besar untuk berkembang dan meraih kesuksesan di berbagai bidang.
“Pada dasarnya kita bukan apa-apa, tetapi ketika kita mampu mengekspresikan seluruh pelajaran yang kita peroleh selama menjadi mahasiswa Fakultas Hukum, maka kita akan mampu melangkah dan mencapai kesuksesan ke mana pun kita pergi,” demikian pesan Benhur.
Ia juga menekankan pentingnya menyerahkan setiap rencana kehidupan kepada Tuhan. Menurutnya, keterlibatan Tuhan dalam setiap langkah hidup akan menjadi kekuatan utama yang menuntun seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan. Dengan iman yang teguh, para sarjana hukum diharapkan mampu bekerja dengan baik, menjadi aparatur yang profesional, serta tetap hidup dalam damai sejahtera.
“Berjalanlah bersama Tuhan dan serahkanlah diri kepada-Nya, karena jika kita melibatkan peran Tuhan dalam setiap langkah, maka sarjana hukum dapat menjadi pegawai yang sukses, profesional di bidangnya, dan memperoleh damai sejahtera dalam hidup,” lanjutnya.
Benhur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Fakultas Hukum UKIM atas proses pendidikan dan pembinaan yang telah diberikan selama masa studi. Ia menyebutkan bahwa pengalaman selama kuliah merupakan bekal berharga yang akan selalu dikenang dan menjadi dasar dalam menghadapi dunia kerja.
Kegiatan yudisium ini ditutup dengan suasana penuh haru dan sukacita, sebagai tanda pelepasan resmi 21 lulusan Fakultas Hukum UKIM yang siap melangkah ke tahap kehidupan baru dengan membawa ilmu, pengalaman, serta nilai-nilai spiritual yang telah diperoleh selama masa perkuliahan. (BN Grace)





