Lebebae Kids Community Gencar Bersihkan Sampah Plastik

Ambon,Bedahnusantara.com:Lebebae Kids Comunity gencar membersihkan sampah plastik yang ada di Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

InShot 20200921 202532639


Pembersihan sampah plastik telah dilakukan Lebebae Kids Community pada beberapa lokasi diantaranya, siwang, Negeri Urimessing dan pantai amahusu, Desa Amahusu.


Bahkan, Lebebae Kids Community juga mendaur ulang sampah plastik menjadi bahan layak dipakai untuk dijual diantaranya, daur ulang sampah plastik menjadi tas.


Selain itu, Lebebae Kids Community melakukan aksi penghijauan pada lokasi Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe.


Atas kerja cerdas Lebebae Kids Community mendapat perhatian Putri Pariwisata Provinsi Maluku tahun 2020 Julia Vika Gerliane Silooy dimana, Silooy memberikan suport dan semangat kepada anak-anak yang tergabung dalam Lebebae Kids Community.


“Sebelumnya saya sudah melakukan pertemuan dengan Founder Lebebae Kida Community Kezia Tulalessy untuk mendengarkan cerita tentang kegiatan Lebebae yang saat ini menjadi perhatian masyarakat Kota Ambon bahkan dunia,” ujarnya.


Dia mengakui, apa yang dilakukan Lebebae merupakan sesuatu yang membanggakan karena, anak anak milenial yang sudah mampu membuat sesuatu yang baik untuk lingkungan dan masa depan mereka, sehingga, dapat memberikan dampak pada sektor pariwisata,” paparnya.


Salah Satu Anggota Lebebae Kida Community Lia menjelaskan, sampah plastik yang mereka dapat didaur ulang menjadi bross, hiasan dinding dan vas bunga.


“Kita sulap semua sampah plastik seperti, botol bekas, CD bekas, slang air menjadi hiasan dinding, vas bunga dan bros,” katanya.


Hal yang sama disampaikan Kezia Tulalessy menambahkan, pihaknya bangga atas dukungan dan partisipasi orang tua, warga masyarakat, Pemerintah Negeri Amahusu dan putri pariwisata Provinsi Maluku, sehingga kita dapat mengelola sampah plastik untuk kepentingan Lebebae Kids Community.


“Apa yang kita terima kita gunakan untuk membeli kaos, masker, saring tangan dan bahan membuat kerajinan,” terangnya.


Dia menuturkan, apa yang mereka lakukan mendapat dukungan tokoh pemerhati  lingkungan  kota Ambon dan Ocean Crusaders di Australia.


“Saat ini, kita sementara  mengumpulkan donasi yang telah mencapai $ 830 dari warga Australia dan warga Amerika,” ungkapnya.( BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan