Ambon,Bedahnusantara.com: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon melalui Komisi II melakukan on the spot pada sejumlah SPBU di Kota Ambon, hal tersebut dilakukan demi meresponi berbagai keluhan dan persoalan yang terjadi di masyarakat terkait kelangkaan BBM dan persoalan BBM lainnya.
![]() |
| Lakukan On The Spot Pada Sejumlah SPBU, DPRD Temukan Sumber Kelangkaan BBM |
Dari hasil pantauan on the spot yang dilakukan pada SPBU Negeri Passo, SPBU Galala dan, SPBU Kebun Cengkeh dan SPBU Wayame ditemukan beberapa masalah dalam penyuplaian bahan bakar minyak (BBM) pada SPBU yang ada di Kota Ambon.
Dimana diketahui, pihak Pertamina sebagai penyedia BBM dalam melakukan penyuplaian BBM, sering memberikan takaran yang kurang kepada setiap SPBU di Kota Ambon.
Kepada awak media Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon Jafry Taihutu mewakili team yang melakukan On The Spot menjelaskan, dari hasil tinjauan kami, ada beberapa masalah yang ditemukan, dimana dalam menyuplai BBM pihak Pertamina sering memberikan takaran yang tidak sesuai.
“Dari informasi yang kita peroleh saat kedatangan presiden Joko Widodo di Kota Ambon masing-masing SPBU memperoleh BBM sebanyak 20 kiloliter namun, lucunya setelah kepulangan presiden BBM yang disuplai oleh pihak Pertamina menjadi berkurang sebesar 10 kilo liter,” ungkapnya usai melakukan on the spot pada sejumlah SPBU di Kota Ambon.
Dia menjelaskan, suplai BBM yang dilakukan oleh pihak Pertamina kepada setiap SPBU harus sama dengan an pembagian beras miskin kepada sejumlah kata miskin yang ada di Kota Ambon.
“Kita harus sama kan karena sebagian besar BBM bersubsidi yang diberikan kepada masyarakat miskin karena itu setiap SPBU harus diberikan hak yang sama untuk suplay BBM,” katanya.
Dia mengakui, masalah ini akan menjadi perhatian Komisi II DPRD Kota Ambon, karena itu pihaknya akan memanggil Pertamina dan SPBU untuk menjelaskan hal ini.
“Kita minta Pertamina untuk hadir dalam rapat bersama komisi 2 agar kita bisa mengetahui masalah apa yang terjadi sehingga stok minyak bagi setiap SPBU dikurangi,” terangnya.(BN-02)






