Ambon,Bedahnusantara.com:Ikatan Mahasiswa Muhammadiayh (IMM) gelar Pelantikan, Tataran Pimpinan (Tarpim) dan Rapat kerja pimpinan (Rakerpim) yang berlangsung di ruang Vlissingen Balai Kota Ambon, Sabtu (19/06/2021).
Walikota Ambon dalam sambutan yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat Kota Ambon Roby Silooy mengatakan, IMM harus menjadi pembaharuan baik dalam kampus maupun di luar kampus. Karena, IMM merupakan mahasiswa ,yang harus mengambil peran antara masyarakat dan pemerintah.
“IMM harus berani mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat, tetapi pada saat yang bersamaan IMM harus terbuka dan berada di garda terdepan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mendukung masyarakat,” ujarnya.
Selain mendukung kebijakan masyarakat, IMM juga memiliki kewajiban untuk membangun Kota Ambon kedepan.
“Sebagai kader IMM memiliki tema spirit kolaboratif kepemimpinan Dalam Membangun Kota Ambon kedepan,” paparnya.
Kita perlu spirit kolaborasi karena, sudah sekian lama mahasiswa punya agenda sendiri demikian juga pemerintah. Jika tujuan dari semua pergerakan mahasiswa merupakan keberpihakan kepada masyarakat yang mengarah pada semua program pemerintah bagi kesejahteraan masyarakat.
“Pada titik inilah IMM Kota Ambon dan Pemkot Ambon perlu berkolaborasi baik dalam tatanan kebijakan maupun aksi nyata untuk membangun ide, ilmu, inovasi dinamis dan kreatif ada pada mahasiswa,”ungkapnya
Pihaknya menegaskan, untuk membangun kota ini, Pemkot Ambon membutuhkan kolaborasi dan dukungan semua komponen masyarkat Kota Ambon.
“Jika terjadi kolaborasi pada keduanya maka akan melahirkan hal hal yang besar serta berdampak bagi kota Ambon Dewasa ini kerja berkolaborasi,merupakan cara untuk meningkatkan produktifitas, inovasi untuk kepentingan masyarkat,” terangnya.
Ditempat yang sama Ketua Umum IMM Cabang Ambon, Ardi Septian Labalawa menambahkan, kader IMM melihat di Kota Ambon membutuhkan ide – ide para pemuda dari berbagai sektor.
“Di Maluku sering kali dikatakan bahwa Maluku kekurangan sumber daya manusia namun, pada kenyataan kami disini mencetak generasi- generasi yang intektual, karena miliki etika kami baik. Kalau kita mau cerdas kita seharus budayakan membaca dan budayakan berdiskusi antar sesama. Hal ini sangat penting, karena jaman kita saat ini sering kritik tanpa memberi solusi kepada pemerintah dan mari kita sama – sama membangun kota ini,”tandasnya.( BN-03)








