Ambon,Bedahnusantara.com – Dari hasil long from sensus penduduk tahun 2020 di Maluku menunjukkan bahwa angka migrasi seumur hidup mengalami fluktuatif ( Kondisi ) dalam lima dekade terakhir.
“Pada SP1971 angka migrasi seumur hidup mencapai 4 persen. Angka migrasi seumur hidup hasil LF SP2020 mencapai 6,99 persen, mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan hasil SP2010,”ujar Statistik Ahli Madya BPS Provinsi Maluku, Yusuf Tatar Mangaraksa kepada awak media,Senin ( 30/01/23).
Migrasi merupakan perpindahan penduduk antar wilayah dalam jangka waktu tertentu
dengan melibatkan perubahan tempat tinggal.
Penduduk yang wilayah tempat tinggalnya
pada saat pelaksanaan sensus/survei berbeda dengan wilayah tempat lahir merupakan migran
seumur hidup.
“Besaran migran seumur hidup dalam suatu poprulasi dikenal sebagai angka
migrasi seumur hidup.
Proporsi penduduk berstatus migran seumur hidup antarprovinsi terbesar berada pada
generasi X sebesar 12,03 persen,”ungkapnya
Delapan dari 100 penduduk generasi milenial merupakan migran seumur hidup antarprovinsi. Proporsi penduduk berstatus migran seumur hidup pada generasi yang lebih muda (post gen z dan generasi z) lebih rendah daripada generasi yang lebih tua (milenial, generasi x, pre-boomer, dan baby boomer,”pungkasnya ( BN-03)





