Ambon, Bedahnusantara.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan di awal tahun ajaran baru. MPLS bertujuan untuk mengenalkan sekolah kepada siswa agar mereka dapat lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya.
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA Negeri 2 Ambon begitu beragam, pihak sekolah dapat mengatur sedemikian rupa sesuai tujuan maupun imbauan dari dinas. MPLS bisa diisi dengan kegiatan yang edukatif dan menyenangkan untuk memberikan kesan positif kepada siswa baru.
Hari ini adalah hari kedua masuk sekolah usai libur kenaikan kelas atau libur semester genap. Murid-murid baru menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) selama beberapa hari ke depan.
“Berdasarkan ketetapan Kemendikdasmen, kegiatan MPLS 2025 berlangsung selama lima hari, yakni mulai Senin (14/7) sampai Jumat (18/7). Hal ini juga berlaku untuk wilayah Maluku Khususnya Kota Ambon,” ungkap Kepala sekolah SMA Negeri 2 Ambon, Ferdinan P. Soumoukil, S.Pi. M.Pd Saat di wawancarai di ruang kerjanya, Selasa (15/7/2025).
Soumoukil mengatakan, seluruh proses akan mengiring persentase didik untuk mencapai 8 profil lulusan dan pembentukan karakter selama mengikuti kegiatan MPLS dan 3 tahun siswa belajar di SMA Negeri 2 Ambon.
“Sehingga pada waktunya mereka akan keluar dan lulus dari lembaga pendidikan ini dengan memiliki kompetensi pengetahuan serta memiliki karakter yang terwujud dari 8 profil lulusan yang baik, jadi dalam proses MPLS ini sesenguhnya bagaimana bisa anak-anak bisa lebih mengenal sejak awal perkenalan lingkungan sekolah ini dengan cara belajar dan berkembang bersama,” imbuhnya.
Lanjut Soumoukil, siswa yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 2 Ambon sebanyak 396 siswa yang di targetkan hanya 11 ruang belajar yang tersedia.
“396 siswa yang lolos sudah sesuai kuota yang di tentukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Maluku dengan kapasitas Ruanganan yang di sediakan yaitu 11 tidak ada penambahan yang akan dilakukan oleh pihak sekolah mengingat kapasitas tidak mencukupi,” jelasnya.
Soumoukil mengakui, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 2 Ambon merupakan media untuk mengalihkan anak dari tauran yang saat ini sering terjadi.
“Kita melakukan peningkatan kapasitas terhadap para guru, juga penguatan karakter siswa sehingga semuanya terkoneksi dengan Delapan Dimensi Profil Lulusan yang merupakan target tanpa mengesampingkan kolaborasi bersama orangtua, masyarakat, instansi terkait, lembaga swadaya masyarakat dalam mewujudkan peserta didik yang berkarakter dan berpengetahuan baik dan dengan begitu fokus anak pada tauran akn beralih,” tutupnya. ( BN Grace)






