![]() |
| Keluarga Tanasale Bakal Lapor Polisi Terkait Kasus RSUD Haulussy |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Pihak keluarga Noel Tanasale balita 2 Tahun 8 Bulan korban tindakan tidak manusiawi oleh perawat RSUD Haulussy Ambon,hari ini Selasa (13/6) akan melaporkan kasus yang menimpa Noel Tanasale kepihak Kepolisian dalam hal ini Polda Malukku.
Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang keluarga korban, Allen Risakotta kepada media ini pada Senin (12/6) via telephone.
Menurutnya, Pihak keluarga Korban dalam hal ini Ibu kandung dari balita Noel Tanasale, yakni Paulin Tanasale telah mengambil sikap tegas dan serius untuk tetap menempuh jalur hukum dan
jalur lainnya dalam memproses perkara yang menimpa anaknya di RSUD Haulussy beberapa waktu lalu.
” Ibu Pulin Tanasale berniat untuk melaporkan pihak RSUD Haulussy kepada pihak kepolisian, dalam hal ini ke-Polda Maluku, dalam kasus tindakan tidak manusiawi dan tidak berperikemanusiaan atau ketidak profesionalnya pihak tenaga medis yang menangani Noel sepanjang perawatan di RSUD Haulussy akibat sakit pekan kemarin” ungkap Risakotta.
Dikatakannya, pihak keluarga korban, telah memutuskan untuk tetap mengambil langkah hukum terhdap sikap managemen RSUD Haulussy yang dianggap tidak profesional dalam melayani masyarakat terutama pasien, termasuk Noel.
” menurut Ibu Paulin, pihaknya akan melaporkan pihak RSUD Haulussy dalam tuntutan tersebut, dan meminta menghadirkan para terduga pelaku tindak kekerasan dan tindakan ketidak manusiawian terhadap nakanya Noel Tanasale, saat dirawat di RSUD Hulussy, yang menyebabkan Noel harus meninggalkan rumah sakit tanpa mendapat penanganan medis yang baik, serta membuat Noel mengalami sedikit trauma dan juga shok akibat dari tindakan kekerasa salah seorang perawat saat melepas alat infus dari tangan Noel”.
Oleh sebab itu, besok hari kami semua akan mendatangi Polda Maluku dan memberikan laporan terkait peristiwa yang terjadi, sebab kami tidak ingin oknum-oknum yang tidak berperi kemanusiaan dan tidak profesional seperti itu, masih tetap berada pada posisi nyaman dan menyebabkan akan ada lagi Noel-Noel malang lainnya.
” kami hanya ingin keadilan dan para pelaku mendapat sanki yang tegas dan sepantasnya, sehingga tidak akan ada lagi masyarakat yang dikorbankan oleh tindakan dan sikap yang tidak profesioanal dari para tenaga medis saat melakukan pelayanan kesehantan kepada masyarakat, dan semoga tidak akan ada lagi Noel-Noel dan Paulin-Paulin malang lainnya”.
Yang menjadi catatan disini, tambahnya bahwa, “kami pihak keluarga tidak akan berhenti hingga orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak bermoral pelayan itu mendapat hukuman yang pantas bagi mereka”. Tegasnya (BN-08)
