![]() |
| Stevanus Tiwery |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Festival Budaya Masyarakat Babar yang digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Maluku berlangsung sukses.
Festival budaya yang berlangsung pada Kamis, 20 April 2017 di Desa Letwurung, Kecamatan Babar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya yang diikuti oleh 25 kelompok mewakili desa-desa pada wilayah adat Wuwluli Nouli dan Ilwyar Wakmer dan juga salah satu sanggar yang pernah mendapat Bansos yaitu Lierloy Desa Ahanari dimana masing-masing desa jumlah peserta sebanyak 15 – 20 dari kalangan anak, remaja hingga orang dewasa.
Dalam Festival Budaya Masyarakat Babar para peserta menampilkan Tari Seka, baik Tari Seka Biasa, Tari Seka Besar, Tari Seka Perang serta jenis Tari Seka lainnya.
Akui Kepala BPNB Maluku Stevanus Tiwery kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (8/5).
Dia menjelaskan, para peserta yang ikut dalam festival budaya menggunakan atribut buasana adat seperti kain tenun, kain basta yang mana kain basta ini menunjukan kebersamaan dan keselarasan sosial.
“Mereka menggunakan atribut busana yang mereka miliki,”katanya.
Dia mengakui, Festival budaya mengusung tema ‘Kenali Budayamu Lestarikan Bagi Anak Cucu’, dimana festival ini bertujuan untuk mengenalkan kembali kebudayaannya, keseniannya, tari tradisionalnya, Tari Seka.
“Dengan mengenal kembali budayanya maka diharapkan timbul keinginan dan tekat yang kuat untuk melestarikan dan mewariskan bagi generasi mendatang yaitu anak cucu,”akuinya.
Tari seka yang saat ini sudah menjadi warisan budaya Indonesia, harus dijaga dan dilestarikan kepada generasi muda khususnya di kalangan stakeholder atau pemilik kebudayaan yaitu orang-orang Babar itu sendiri.
“Keberadaan tari seka dalam perkembangannya saat ini memasuki masa-masa yang sulit karena hampir di sebagian desa masyarakatnya sudah tidak lagi menarikan Tari Seka,” terangnya.
Festival Budaya Masyarakat Babar yang dilaksanakan dengan harapan, agar tumbuh rasa cinta dan rasa memiliki serta tekat untuk tetap mempertahankan serta memanfaatkan kesenian tradisional khusus tari seka.
“Kita harapkan kepada pemangku kepentingan untuk mendukung kesuksesan kegiatan dengan bantuan dana yang ada,”tandasnya.(BN-O2)
