![]() |
| Pustu Terbengkalai Kadis dan Camat Tak Respons |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (PUSTU), merupakan sarana kesehatan yang disediakan pemerintah demi memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Akan tetapi apakah yang dapat dikatakan apabila kemudian program pemerintah tersebut ternyata kemudian ditinggalkan dan tidak pernah dimanfaatkan oleh pihak terkait dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Hal inilah yang tergambar dari Pustu pada daerah Negeri Leahari, Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon. Kendati Pustu ini dibangun dengan memakai dana pemerintah dan demi kepentingan masyarakat, akan tetapi yang pada kenyataannya hingga hari ini sama sekali tidak pernah digunakan.
Kendati telah menjadi program resmi pemerintah. Pelayanan kesehatan di kota Ambon hingga kini justru belum menjangkau masyarakat secara merata, dan Pustu Leahari menjadi gambaran nyata. sebab meski telah dibangun sejak empat tahun lalu , Pustu Leahari justru tidak pernah tersentuh petugas kesehatan sedikitpun. Bahkan setiap Tahunnya selalu ada pendanaan dalam hal perawatan bangunan fisik yang telah dibangun tersebut.
Padahal yang pada kenyataannya, ketika ditinjau dilokasi tempat dimana Pustu tersebut berdiri. banyak sekali masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan harapan mereka adalah dengan adanya Pustu tersebut, pelayanan kesehatan kepada mereka akan bisa maksimal. Akan tetapi harapan tersebut tetaplah menjadi harapan tanpa bisa ditindak lanjuti oleh pihak pemerintah.
Bahkan Persoalan terkait Pustu dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Leihari ini seakan diabaikan oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon, yang dipimpin oleh Treesje Tory.
Naasnya lagi, bahwa meski lokasi tersebut berhadapan langsung dengan kantor Camat Leitimur selatan, akan tetapi sama sekali tidak ada respons dan tindakan nyata dari sang Camat demi melihat kondisi yang ada, dalam kapasitas sebagai pengayom masyarakat.
Bahkan hingga berita ini dipublis, Camat Leitimur Selatan. Richard Luhukay dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon belum dapat dikonfirmasi. (BN-08)






