Maluku,Bedahnusantara.com-Sebagai bentuk dukungan terhadap segala program pemerintah Dinas Pertanian Provinsi Maluku meluncurkan program Maluku Integration Farming (MI-Farming).
“MI-Farming sebagai salah satu bentuk dukungan Bapak Gubernur Maluku Murad Ismail terhadap program prioritas Pemerintah,” ujarnya.kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (10/3/2022).
Dia mengatakan, MI-Farming merupakan salah satu inovasi dari Dinas Pertanian Provinsi Maluku, selain pencanangan IP 400 pada lahan seluahs 225 hektar di Kobi, Seram Utara Timur.
“Dalam program MI-Farming ada empat kali tanam maupun panen dalam setahun,” paparnya.
Sebagai langkah awal, Gubernur Maluku akan memberikan 30 ekor sapi yang akan digabungkan dengan 270 ekor sapi milik petani, nantinya sama-sama untuk di integrasi dalam kawasan tersebut.
“Kita harapkan kedepan kalau program ini berhasil, maka akan kita replikasi,” ungkapnya.
Dengan program MI-Farming kata dia, kita bisa mengurangi penggunaan pupuk-pupuk kimia dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi sebagai pupuk organik, karena selama ini peternak kesulitan mencari bahan pakan ternak, terutama pada musim panas.
“Kita bisa memanfaatkan sekam padi yang sudah di fermentasi sebagai pakan dari sapi itu sendiri,” terangnya.
Dia menuturkan, saat ini kita kita mulai melaksanakan segala.program dalam mencanangkan MI- Farming dengan dilakukan penanaman IP 400 pada lahan seluar 225 hektar, karena syarat IP 400 yakni, ketersediaan sumber daya air.
“Pada kawasan Kobi, Seram Utara Timur suplai air sangat bagus dan sangat potensial bisa kita kembangkan sampai 1.500 hektar,” tandasnya.





