Dukung Karya Anak Bangsa, SOKSI Maluku: Kehadiran Auzan Karepesina di Film Dua Nafas Jadi Kebanggaan Daerah

c1102b3e 9d86 4299 a409 c451c1cc6006

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Maluku mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap karya perfilman nasional dengan menyaksikan film Dua Nafas, yang saat ini tayang di bioskop. Dukungan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi terhadap putra daerah Maluku, Auzan Noh Karepesina, yang berhasil menembus industri perfilman nasional melalui keterlibatannya dalam film tersebut.

Hal itu disampaikan Sekretaris Depidar SOKSI Maluku, Hengki Wattimena, usai mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) film Dua Nafas bersama jajaran pengurus dan kader SOKSI Maluku di XXI Ambon City Center (ACC), Sabtu (4/7/2026).

Menurut Hengki, keberhasilan Auzan Noh Karepesina tampil dalam film layar lebar merupakan pencapaian yang membanggakan bagi masyarakat Maluku. Ia menilai, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Maluku memiliki potensi besar dan mampu bersaing dengan talenta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ini merupakan karya anak bangsa yang patut kita dukung bersama. Di sisi lain, kehadiran Auzan Noh Karepesina dalam film ini juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Maluku karena menunjukkan bahwa generasi muda daerah mampu berkarya di industri perfilman nasional,” kata Hengki.

Ia mengatakan, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak muda Maluku untuk terus mengembangkan bakat dan berani mengambil peluang di berbagai bidang industri kreatif, termasuk dunia perfilman yang kini terus berkembang di Indonesia.

Menurutnya, generasi muda Maluku memiliki kemampuan dan kreativitas yang tidak kalah dengan daerah lain. Yang dibutuhkan adalah ruang untuk berkarya, kesempatan, serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar potensi tersebut dapat berkembang secara maksimal.

“Sebagai orang muda, kami ingin mendorong agar semakin banyak generasi Maluku yang berkiprah di dunia perfilman dan industri kreatif. Prestasi ini membuktikan bahwa anak-anak Maluku tidak kalah bersaing dengan daerah lain,” ujarnya.

Selain memberikan apresiasi terhadap karya anak bangsa, Hengki juga menilai film Dua Nafas memiliki nilai edukatif yang kuat. Menurutnya, film tersebut tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang menyentuh tentang pentingnya kasih sayang dalam keluarga, penghormatan kepada orang tua, serta makna pengorbanan seorang ibu dan nenek.

Ia mengaku banyak adegan dalam film yang mampu menggugah emosi penonton karena mengangkat kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Film ini memberikan spirit dan menyentuh perasaan penonton. Siapa pun yang pernah memiliki ibu atau nenek akan merasakan pesan yang disampaikan. Film ini mengajarkan kita untuk lebih menghargai orang tua dan keluarga,” ungkapnya.

Melalui kegiatan nonton bareng tersebut, Depidar SOKSI Maluku berharap masyarakat, khususnya generasi muda, tidak hanya memberikan dukungan terhadap karya perfilman nasional dengan menonton di bioskop, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai positif yang disampaikan dalam film.

Hengki menegaskan bahwa dukungan terhadap karya anak bangsa merupakan bagian dari upaya membangun industri kreatif Indonesia sekaligus membuka jalan bagi semakin banyak talenta daerah untuk tampil dan berprestasi di tingkat nasional. Ia berharap kesuksesan Auzan Noh Karepesina dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Maluku agar terus berkarya, percaya diri, dan berani mengejar cita-cita di berbagai bidang, termasuk industri perfilman yang kini semakin menjanjikan. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan