Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon terus melakukan penataan rutin di TPA Toisapu sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas lingkungan dan meminimalkan dampak operasional tempat pembuangan akhir (TPA) terhadap masyarakat sekitar.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penanaman pohon penyangga di area TPA. Penanaman ini difungsikan sebagai green belt atau zona penyangga (buffer zone) guna mengurangi dampak negatif aktivitas pengelolaan sampah.
Kepala DLHP Kota Ambon, Apres Gaspres, saat diwawancarai via WhatsApp, Kamis (19/2/2026), menjelaskan bahwa keberadaan pohon penyangga memiliki manfaat lingkungan yang signifikan.
“Penataan rutin di TPA Toisapu terus kami lakukan, termasuk penguatan sabuk hijau di sekitar lokasi. Pohon-pohon penyangga ini berperan penting dalam mengurangi polusi, menekan bau, sekaligus menjadi perlindungan fisik bagi area TPA,” ujar Gaspres.
Ia menjelaskan, jenis pohon seperti mahoni, angsana, glodogan, dan eucalyptus ditanam karena memiliki kemampuan menyerap polutan udara serta gas yang dihasilkan dari proses dekomposisi sampah. Dengan demikian, kualitas udara di sekitar TPA dapat lebih terjaga.
Selain itu, tanaman beraroma seperti kenanga, cempaka, mawar, dan melati juga ditanam untuk membantu mereduksi bau tidak sedap. Aroma alami dari tanaman tersebut berfungsi menutupi maupun menetralkan bau yang ditimbulkan dari timbunan sampah.
Tidak hanya berfungsi ekologis, pohon-pohon tersebut juga menjadi pagar hidup atau green barrier yang memperkuat perlindungan fisik kawasan TPA. Vegetasi yang rimbun dapat membantu mencegah erosi tanah, mengurangi dampak lindi (cairan hasil pembusukan sampah), serta menahan terpaan angin kencang dan potensi gangguan hewan liar.
Menurut Gaspres, upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kota Ambon dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan TPA tidak hanya berfokus pada pembuangan sampah, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat di sekitar,” tegasnya.
DLHP Kota Ambon berharap melalui penataan rutin dan penguatan sabuk hijau di TPA Toisapu, dampak lingkungan dapat diminimalkan sekaligus menciptakan kawasan pengelolaan sampah yang lebih tertata, hijau, dan berkelanjutan. (BN Grace)





