Diskominfo Maluku Gelar Seminar Vaksin Aman Masyarakat Sehat

Ambon,Bedahnusantara.com:Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Maluku menggelar seminar vaksin aman masyarakat sehat yang berlangsung secara webinar, Rabu (25/11/20).

InShot 20201125 213729820

Seminar vaksin aman masyarakat sehat dengan menghadirkan nara sumber diantaranya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku Semuel Huwae dan Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Daud Samal serta moderator Kepala Bidang Pelayanan Komunikasi dan Informatika Diskominfo Provinsi Maluku David S Katayane.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Daud Samal dalam materi mengatakan, Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Sars yang merupakan jenis virus terbaru, dimana Covid-19 merupakan pandemi yang saat ini sama-sama kita hadapi bencana nasional non alam yang ditetapkan melalui Keppres nomor 12 tahun 2020.

“Kita semua ketahui beberapa hari yang lalu Kota Ambon melaksanakan pembatasan sosial berskala besar sampai dengan masa transisi tahap VIII sehingga, semua aktifitas belajar, bekerja dan beribadah semua dari rumah,” ujarnya.

Untuk terhindar dari pandemi Covid-19 masyarakat diajak untuk melaksanakan vaksin dimana, vaksin akan diberikan kepada masyarakat usia 18 hingga 59 tahun.

“Vaksin merupakan kekebalan komunitas hanya bisa dicapai dengan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata. Misalnya kita punya komunitas harus mendapatkan imunisasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat usia 18 hingga 59 tahun,” paparnya.

Harapannya, dari masyarakat usia 18 hingga 59 tahun harus melaksnakan imunisasi.

“Kalau semua masyarakat diimunisasi, maka akan terbentuk kekebalan komunitas,” katanya.

Dia menambahkan, dengan penurunan tingkat kekebalan komunitas maka, semakin menurun pula tingkat kekebalan komunitas terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi yang tidak lengkap atau ada KLB campak, KLB polio dan KLB tetanus.

“Kalau kita tidak melaksanakan vaksin akan timbul masalah baru dan tidak terbentuk antibodi dalam tubuh maka ada yang terinfeksi dan akan menyebar cepat ke masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku Semuel Huwae

menjelaskan, peranan Diskominfo Provinsi Maluku dalam penyebaran informasi vaksin aman dimana, telah mengeluarkan Perpres nomor 82 dana komite penanganan kopi dan pemulihan ekonomi nasional yang 20 Juli lalu telah menandatangani bahwa komite itu terdiri dari satuan tugas urusannya adalah satuan tugas pokok dan satuan tugas pemulihan transformasi ekonomi nasional tugas komite kebijakan adalah, menyusun kebijakan kebijakan strategis kepada bapak presiden semuanya percepatan penanganan serta pemulihan ekonomi dan transformasi ekonomi nasional bisa terjawab di samping mengintegrasikan lalu merumuskan langkah-langkah pelaksanaan kebijakan strategis berikut terobosan-terobosan untuk evaluasi dan monitoring.

“Satuan penanganan penanganan COvid-19 berapa dan pemulihan transformasi ekonomi nasional (PEN) menyelesaikan permasalahan peserta masalah terkait pelaksanaan kebijakan melakukan pengawasan serta menetapkan dan melaksanakan kebijakan langkah-langkah lain,” terangnya.

Prioritas Komite Penanganan Covid-19 (KPC) PEN diantaranya, Indonesia sehat (prioritas rakyat dan aman dari covid 19 dan reformasi pelayanan kesehatan),  Indonesia bekerja (prioritas pemberdayaan dan percepatan penyerapan tenaga kerja) dan Indonesia tumbuh (prioritas pemulihan dan transformasi ekonomi nasional).

“Kita harus tetap produktif dan bekerja bahkan di tengah-tengah profit sehingga, kita harus kita harus menjadikan Indonesia yang hebat,” ungkapnya.( BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan