Ujian Akhir SD Kompleks PMI Dimulai, Jonna Jusnita Takaria Harap 68 Siswa Raih Hasil Terbaik

6046596A 9761 4BFB 8494 9AF0DA7E1A55

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Pelaksanaan ujian akhir bagi siswa Sekolah Dasar di Kompleks PMI, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, resmi dimulai pada hari pertama pelaksanaan ujian, Senin (4/5/2026). Sebanyak 68 siswa dari empat sekolah dasar yang berada dalam satu kompleks mengikuti ujian dengan penuh semangat, kesiapan, dan pengawasan ketat dari para guru.

Empat sekolah yang mengikuti pelaksanaan ujian bersama tersebut masing-masing yakni SD Negeri 8 Ambon sebanyak 19 siswa, SD Negeri 14 Ambon sebanyak 16 siswa, SD Negeri 82 Kudamati sebanyak 13 siswa, dan SD Negeri 83 Ambon sebanyak 20 siswa.

Kepala SD Negeri 8 Ambon, Jonna Jusnita Takaria, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (4/5/2026), mengatakan pelaksanaan ujian tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh siswa kelas akhir yang telah menempuh pendidikan selama enam tahun di bangku sekolah dasar.

Menurutnya, meskipun perkembangan teknologi pendidikan terus mendorong penerapan sistem digital, pihak sekolah bersama seluruh sekolah yang berada di Kompleks PMI sepakat melaksanakan ujian dengan sistem offline demi menjamin kenyamanan dan kelancaran peserta selama mengerjakan soal.

“Kami sebenarnya sudah menyiapkan sistem berbasis online, namun setelah melihat kondisi di lapangan, terutama terkait stabilitas jaringan internet dan potensi gangguan teknis lainnya, maka kami bersama memutuskan menggunakan sistem offline. Keputusan ini diambil agar anak-anak dapat mengikuti ujian dengan tenang, fokus, dan tidak terganggu oleh kendala teknis,” ujar Jonna Jusnita Takaria.

Ia menjelaskan, sejak pagi para siswa telah hadir dengan kesiapan penuh, didampingi orang tua maupun guru, untuk mengikuti hari pertama ujian. Suasana di lingkungan sekolah terlihat tertib, penuh semangat, dan sarat harapan dari para pendidik yang ingin melihat anak-anak didiknya berhasil menyelesaikan pendidikan dasar dengan hasil terbaik.

Sebagai kepala sekolah, Jonna mengaku bangga melihat kesiapan mental maupun akademik para siswa yang selama beberapa bulan terakhir telah dipersiapkan secara intensif melalui pembelajaran, pendalaman materi, hingga simulasi ujian.

Menurutnya, ujian akhir bukan sekadar evaluasi akademik, tetapi juga menjadi langkah awal bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Hari ini adalah momen penting bagi anak-anak kami. Setelah enam tahun belajar, mereka kini diuji untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang telah mereka bangun selama ini. Kami tentu berharap seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan lancar, percaya diri, dan memperoleh hasil yang membanggakan,” katanya.

Jonna menambahkan, dari total 68 siswa yang mengikuti ujian di Kompleks PMI, seluruh peserta telah dipersiapkan secara maksimal oleh masing-masing sekolah, baik dari sisi materi pembelajaran, kesiapan mental, maupun sarana pendukung pelaksanaan ujian.

Ia juga mengapresiasi kerja sama antar sekolah di Kompleks PMI yang terus terjalin dengan baik dalam mendukung suksesnya pelaksanaan ujian bersama.

“Kami bersyukur koordinasi antar sekolah berjalan sangat baik. Semua saling mendukung agar pelaksanaan ujian ini berjalan tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta didik,” tambahnya.

Meski tahun ini pelaksanaan ujian masih menggunakan sistem offline, Jonna Jusnita Takaria berharap ke depan seluruh sekolah di Kompleks PMI dapat sepenuhnya menerapkan sistem ujian berbasis online seiring peningkatan fasilitas teknologi dan infrastruktur pendukung.

Menurutnya, digitalisasi pendidikan merupakan bagian dari perkembangan zaman yang harus diikuti, namun tetap harus didukung kesiapan sarana agar pelaksanaannya benar-benar efektif.

“Ke depan kami tentu berharap sistem online bisa diterapkan secara maksimal. Selain mengikuti perkembangan teknologi, sistem ini juga akan membantu efisiensi dalam pelaksanaan ujian. Namun yang paling utama adalah kesiapan infrastruktur sehingga anak-anak tidak dirugikan,” tutupnya.

Dengan dimulainya ujian akhir ini, seluruh pihak sekolah berharap ke-68 siswa dari empat sekolah di Kompleks PMI dapat menyelesaikan seluruh tahapan ujian dengan baik, lulus dengan hasil memuaskan, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan penuh percaya diri. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan