Kendala Jaringan Tak Surutkan Semangat, 17 Siswa SD Negeri 47 Ambon Tetap Optimis Jalani Ujian Online

847EEA66 5248 4645 9469 6F8C232D2E61

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Pelaksanaan ujian berbasis online di SD Negeri 47 Ambon tahun 2026 berjalan dengan penuh semangat meski masih diwarnai sejumlah kendala teknis, khususnya terkait jaringan internet. Sebanyak 17 siswa yang mengikuti ujian tahun ini tetap menunjukkan kesiapan dan antusiasme tinggi dalam menjalani seluruh rangkaian ujian yang menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pendidikan mereka.

Seluruh peserta ujian ditempatkan dalam satu ruangan yang telah dipersiapkan pihak sekolah dengan dukungan perangkat dan pendampingan langsung dari para guru. Dengan jumlah peserta yang tidak terlalu banyak, proses pengawasan dapat dilakukan secara lebih maksimal, sehingga setiap siswa dapat mengikuti ujian dengan suasana yang tertib, nyaman, dan kondusif.

Kepala SD Negeri 47 Ambon, Endang B. Saiya, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (4/5/2026), mengatakan bahwa secara umum pelaksanaan ujian berjalan baik sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Namun di tengah pelaksanaan, pihak sekolah masih menghadapi tantangan berupa koneksi internet yang belum sepenuhnya stabil.

Menurutnya, gangguan jaringan sempat menyebabkan beberapa siswa yang sebenarnya telah menyelesaikan seluruh soal ujian mengalami keterlambatan saat melakukan submit atau pengiriman jawaban ke sistem.

Meski demikian, pihak sekolah bersama para guru tetap melakukan pendampingan secara intensif agar kondisi tersebut tidak mempengaruhi konsentrasi maupun mental peserta ujian.

“Untuk siswa peserta ujian di sekolah kami semuanya berjumlah 17 siswa dan pelaksanaannya hanya menggunakan satu ruangan. Ujian dilakukan secara online, namun sampai saat ini memang masih ada sedikit kendala pada jaringan internet. Ada beberapa siswa yang sebenarnya sudah selesai mengerjakan, tetapi belum bisa submit karena jaringan,” ungkap Endang B. Saiya.

Ia menjelaskan, penerapan sistem ujian berbasis digital menuntut kesiapan sarana, perangkat, serta kualitas jaringan internet yang memadai. Karena itu, kendala koneksi menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi hampir di setiap pelaksanaan ujian online.

Meski begitu, pihak sekolah terus berupaya memastikan seluruh proses tetap berjalan lancar, mulai dari kesiapan perangkat, pendampingan siswa, hingga koordinasi teknis selama ujian berlangsung.

Endang mengungkapkan, dibandingkan tahun sebelumnya, pelaksanaan ujian tahun ini relatif lebih ringan dari sisi penyediaan fasilitas. Jumlah peserta yang lebih sedikit membuat sekolah tidak perlu melakukan penambahan perangkat seperti laptop tambahan.

Menurutnya, seluruh perangkat yang tersedia di sekolah masih mampu mengakomodir kebutuhan pelaksanaan ujian tahun ini.

“Tahun ini memang jumlah siswanya sedikit, jadi perangkat yang ada masih bisa digunakan semuanya. Berbeda dengan tahun kemarin, jumlah peserta lebih banyak sehingga sekolah harus menyiapkan tambahan laptop. Saat itu kami menggunakan laptop milik sekolah dan juga laptop milik guru-guru yang masih bagus untuk membantu pelaksanaan ujian,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun jumlah peserta lebih sedikit, pihak sekolah tetap mempersiapkan pelaksanaan ujian secara maksimal agar seluruh siswa memperoleh pelayanan pendidikan yang sama dan dapat mengikuti ujian tanpa hambatan berarti.

Selain kesiapan teknis, pihak sekolah juga memberikan perhatian khusus pada kesiapan mental dan kepercayaan diri para siswa. Para guru terus memberikan motivasi agar anak-anak tetap tenang, fokus, dan tidak panik ketika menghadapi kendala teknis selama ujian berlangsung.

Sebagai pimpinan sekolah, Endang B. Saiya berharap persoalan jaringan internet dapat menjadi perhatian bersama, sehingga ke depan pelaksanaan ujian berbasis digital dapat berjalan lebih maksimal tanpa hambatan teknis yang dapat mengganggu konsentrasi peserta.

Ia juga menaruh harapan besar kepada seluruh peserta didiknya agar mampu menyelesaikan seluruh tahapan ujian dengan baik dan memperoleh hasil yang membanggakan.

“Kami berharap ke depan jaringan internet ini bisa semakin baik, sehingga tidak mengganggu proses berjalannya ujian. Dan yang paling penting, ke-17 anak kami bisa mengikuti ujian dengan baik, tetap semangat, percaya diri, dan pada akhirnya bisa berhasil dengan hasil yang terbaik,” tutupnya.

Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah, guru, serta orang tua, SD Negeri 47 Ambon optimistis seluruh peserta mampu melewati ujian tahun ini dengan lancar dan membawa pulang hasil yang membanggakan bagi sekolah maupun keluarga. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan