Ambon,Bedahnusantara.com:Dinyatakan reaktif saat melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab), 10 kepala sekolah jalani swab test.
Akui Kepala Badan Pengelola Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKD-SDM) Kota Ambon Beni Selanno kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Rabu (20/01/2021).
Dia menjelaskan, 10 kepsek pada tungkat SD dan SMP yang melakukan Sertijap pada tanggal 7 Januari 2021 lalu. Namun 19 kepsek harus menunda Sertijab, karena hasil rapid test reaktif.
“Dari 19 kepsek yang menjalani rapid test, 10 kepsek dinyatakan positif Covid-19, sehingga
Mereka diwajibkan menjalani swab test dan dinyatakan positif,” ungkapnya.
Dia mengakui, ada kepsek yang menolak melakukan swab test karena, belum ada kesiapan. Namun, setelah diberikan pemahaman akhirnya mereka melaksanakan swab test.
“Bukan mereka menolak, akibat belum ada kesiapan untuk melakukan swab test karena kurang adanya sosialisasi kepada mereka,” terangnya.
Disinggung soal rencana Sertijab menunggu hasil swab test, Selanno menambahkan Sertijab akan setelah hasil swab diumumkan.
“Kita akan lakukan Sertijab setelah hasil diberikan Dinas Kesehatan Kota Ambon,” tandasnya.( BN-02)






