Ambon,Bedahnusantara.com: Gejala-gejala ringan seperti pusing dan mual yang dialami pasien pasca penyuntikkan vaksin tahap pertama merupakan hal yang wajar, sama seperti efek samping yang dialami pasca imunisasi umumnya. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy.
Kepada kepada wartawan Kadis mengatakan, selain pusing dan mual,
kemerahan dan pembekakan yang terjadi disekitar area suntik, merupakan gejala umum dan wajar yang terjadi pasca penyuntikkan vaksin maupun imunisasi.
“Gejalanya sama seperti anak-anak yang melakukan imunisasi, dan itu wajar dan sangat lumrah. Bukan suatu hal yang perlu ditakutkan,” kata Kadis.
Dijelaskan, hingga hari ini tenaga kesehatan (Nakes) Kota Ambon yang tervaksinasi berjumlah 256 orang.
“Hingga jumat kemarin, tercatat 179 Sumber Daya Manusia Kesehatan atau SDMK. SDMK yang dimaksud tidak hanya Nakes tapi juga Supporting atau tenaga pendukung ysng bertugas di Dinas Kesehatan. Dan untuk hari senin tercatat 79 SDMK yang tervaksinasi, total sampai kemarin sebanyak 258 SDMK yang sudah tervaksinasi,” jelas Kadis.
Kadis menegaskan, isu-isu tentang dampak vaksinasi yang beredar di masyarakat, adalah isu-isu yang sengaja membuat panik masyarakat yang berujung pada penolakan terhadap vaksinasi.
“Pastinya, Pemerintah tidak ingin mencelakakan masyarakatnya, Pemerintah ingin membuat yang terbaik bagi masyarakatnya. Itulah sebab kenapa Nakes yang dijadwal sebagai penerima vaksinasi awal, selain untuk memastikan bahwa vaksin itu aman, juga untuk memastikan bahwa Nakes sudah terlindungi karena vaksin,” aku Kadis,( BN-02)






