Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Kesehatan terus berupaya memastikan masyarakat kurang mampu dapat memperoleh layanan BPJS Kesehatan gratis, khususnya bagi warga yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Johan Norimarna, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi lintas sektor hingga ke seluruh Puskesmas yang ada di wilayah Kota Ambon. Sosialisasi ini bertujuan agar Puskesmas aktif mengusulkan masyarakat miskin (maskin) yang membutuhkan jaminan kesehatan.
“Dinas Kesehatan sudah menyosialisasikan ke lintas sektor dan semua Puskesmas agar dapat mengusulkan masyarakat miskin yang memiliki risiko tinggi mengalami sakit dan membutuhkan pertolongan. Pengusulan ini dilakukan setiap bulan,” kata dr. Johan Norimarna saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, seluruh usulan dari Puskesmas akan direkap oleh Dinas Kesehatan untuk kemudian dikirimkan ke pihak BPJS Kesehatan sebagai dasar penetapan kepesertaan BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.
Selain melalui Puskesmas, masyarakat juga dapat mengakses BPJS Kesehatan gratis melalui beberapa jalur lainnya. “Masyarakat bisa mengajukan melalui Puskesmas, Dinas Sosial, serta desa atau kelurahan yang berada di wilayah Kota Ambon,” jelasnya.
Terkait kriteria penerima, dr. Johan menegaskan bahwa bantuan BPJS Kesehatan gratis diprioritaskan bagi masyarakat miskin yang merupakan penduduk Kota Ambon. Pengusulan harus disertai surat keterangan tidak mampu dari desa atau kelurahan setempat.
“Kriteria penerima di antaranya masyarakat miskin yang memiliki risiko tinggi terkena penyakit, seperti gizi buruk, ibu hamil, lansia, serta masyarakat dengan penyakit yang membutuhkan perawatan jangka panjang,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa masih terdapat kendala dalam pelaksanaan program BPJS Kesehatan gratis di Kota Ambon, terutama terkait ketersediaan anggaran.
“Kendala terbesar adalah ketersediaan dana untuk pengalokasian pembayaran iuran BPJS bagi seluruh masyarakat miskin di Kota Ambon. Namun, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan optimal,” pungkas dr. Johan Norimarna. (BN Grace)





